6 Istilah order book dalam trading saham yang wajib kamu ketahui

Bagi trader saham pemula, tentunya mereka agak bingung saat melakukan transaksi/order saham. Banyak istilah-istilah asing yang cukup membingungkan trader pemula atau trader yang baru pertamakali menjajaki dunia persahaman. Untuk itu, sebelum kamu melakukan transaksi saham, kamu harus memahami dulu tentang istilah-istilah order book saham yang ada di akunmu itu.

Setiap sekuritas tentunya mempunyai tampilan order book yang berbeda-beda. Tetapi, perbedaan ini tidak terlalu jauh-jauh banget kok. Agar kamu paham, berikut merupakan istilah-istilah order book yang wajib kamu ketahui.

BID

Siapa yang disini masih bingung istilah Bid dalam order book? Yah bagi belum paham disimak baik-baik ya. Bid ini bisa diartikan sebagai harga penawaran beli. Dalam hal ini, tampilan bid dalam order book menunjukkan penawaran harga saham yang paling murah sampai dengan penawaran harga saham yang paling tinggi. Harga tertinggi dalam bid ini masih dibawah harga offer/ask.

Trader akam memasang harga beli untuk menawar dengan harapan jika ada orang yang mau jual saham, maka mereka akan memilih tawaran beli tertinggi.

BFREQ/#

Bfreq atau simbol yang bertandakan # ini mempunyai arti jumlah transaksi pemesanan pada harga tersebut yang masih aktif (open/belum match). Apakah masih bingung? Nah, jika masih bingung, kamu harus pahami contoh berikut ya!

Misalnya di harga Rp 1356 ada 53421 lot, sedangkan Bfreq bernilai 197. Berarti dalam hal ini ada 197 pemesanan yang berjumlah 53421 lot, dimana satu orang trader bisa melakukan satu order saja ataupun bisa satu orang trader meng-klik bid beberapa kali alias melakukan beberapa order saham.

BVOL/BLOT

Bvol atau Blot ini merupakan singkatan dari bid volume atau bid lot. Kolom Bvol/Blot ini menampilkan jumlah lot saham yang masih mengantri diharga bid. Bvol ini akan berkurang apabila ada trader yang menjual sahamnya diharga bid. Dan apabila Bvol mencapai angka 0, maka harga saham akan turun. Maksudnya apa sih? Jadi logikanya seperti ini, apabila banyak yang menjual saham, maka harga saham tersebut akan semakin rendah. Bukan begitu sobat?

OFFER/ASK

Selain bid, bvol dan bfreq, istilah pada order book yang harus kamu ketahui adalah offer.ask. Offer/ask ini adalah kebalikan dari bid, yaitu bisa diartikan sebagai harga penawaran jual. Sama seperti halnya bid, offer/ask menampilkan harga offer terendah sampai dengan tertinggi.

 Dalam hal ini, tujuan trader memasang harga di offer dengan alasan agar saham yang dijualnya laku tinggi, sehingga mereka akan mendapatkan banyak profit. Jadi, semakin tinggi harga offer, maka trader akan semakin untung jika sahamnya terjual. Tetapi, dibalik mendapatkan profit yang tinggi ini, trader yang memasang harga tinggi di offer ini akan mendapatkan suatu risiko, dimana risiko tersebut adalah tidak lakunya saham yang dijualnya itu karena harga yang dipasang terlalu tinggi.

OVOL/AVOL

Ovol/Avol ini adalah singkatan dari offer volume atau ask volume. Dalam hal ini, kolom ovol menampilkan jumlah lot offer di harga tertentu yang masih open (belum terbeli).

OFREQ/AFREQ

Ofreq/Afreq ini berfungsi untuk menampilkan jumlah penawaran order yang masih aktif. Misalnya di kolom ofreq ini bernilai 4 dan harga ask bernilai Rp 1361. Nah dalam hal ini berarti ada 4 orang trader yang offer di harga Rp 1361. Dalam hal ini, 4 orang dari mereka bisa mengirim order dalam jumlah sedikit ataupun banyak lot.

Untuk ulasan hal inspiratif lainnya, silahkan follow Bisnika (TCT)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button