6 Langkah jitu bisnis kedai kopi untuk para pemula

Di era milenial, kopi tidak hanya seputar menanam, merawat, memetik, mengeringkan, menumbuk, sangrai dan menyeduh, tetapi juga seputar peluang emas bagi para pecinta bisnis. Bisnis kedai kopi menjadi peluang emas bagi siapa pun.

Pada perkembangannya sampai saat ini banyak dijumpai cafe-cafe yang menyediakan minuman kopi dengan racikan-racikan terbarunya.

Selain itu, masyarakat khususnya anak-anak muda yang suka nongkrong dan mengobrolkan banyak hal nampaknya membuat konsumsi kopi di Indonesia semakin tinggi. Riset data dari Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Kementerian Pertanian menyatakan konsumsi kopi di Indonesia pada tahun 2016-2021 tumbuh sebanyak 8,22% per tahun.

Uniknya, mereka lebih suka nuansa baru dalam menikmati kopi sambil nongkrong bersama teman-temannya. Peluang gaya hidup dan trend baru ini bisa dimanfaatkan untuk membuka bisnis kedai kopi. Nah, siap terjun ke bisnis coffee shop, coba ikuti enam langkah berikut.

Bisnis cafe kopi kekinian. Foto: Pexels
Bisnis cafe kopi kekinian. Foto: Pexels

Konsep yang relevan

Mengutip dari pengalaman salah seorang pemilik kedai kopi, pertama yang perlu diperhatikan adalah konsep kedai kopi. Konsep ini meliputi desain, suasana tempat, target pasar dan sebagainya.

Misalnya saja konsep Jepang, konsep klasik, atau konsep container. Konsep yang dipikirkan harus relevan dengan target pasar.

Pilih lokasi yang ramai

Kedua, lokasi yang trafficnya tinggi. Pilih lokasi yang padat dan mudah diakses oleh semua orang. Misalnya saja dekat perguruan tinggi, kos-kosan atau tempat kerja, dekat alun-alun kota, dan sejenisnya.

Hal yang perlu diketahui saat memilih lokasi adalah perlunya mengadakan survei dan riset di sekitarnya. Salah satu yang dilihat adalah siapa saja yang akan menjadi kompetitor di dekat lokasi tersebut.

Lalu cobalah menganalisis produk mereka dan menilainya sehingga kamu bisa menentukan apakah bisa berdiri di sampingnya, berapa harga yang akan kamu tawarkan, dan sebagainya.

Siapkan modal usaha

Ketiga, memikirkan modal usaha. Modal bisa berupa modal pribadi, kerjasama dengan teman, atau mencari investor.

Pilih pilah supplier

Keempat, mencari supplier yang tepat dan berkualitas seperti jenis kopi yang sesuai keinginan masyarakat pada umumnya, jenis susu, dan sebagainya. Usahakan supplier yang dicari dekat dengan lokasi usaha.

Tawarkan ciri khas

Kelima, siapkan menu kopi andalan yang mencirikhaskan kedaimu. Menu andalan ini bisa menjadi ikon kedai sehingga jika orang ingin minuman jenis tersebut akan teringat ke kedai yang kamu miliki.

Misalnya menu andalanmu adalah kopi rasa mint, maka buatlah ikon yang mencirikan kopi rasa mint sehingga orang-orang akan mengenal menu andalanmu sekaligus branding kedai.

Promosi kreatif

Keenam, promosi yang kreatif. Buatlah promosi out of the box yang tidak pernah dipikirkan oleh masyarakat namun mampu menarik perhatian mereka. Manfaatkan media sosial secara gencar. Gunakan give away dengan persyaratan tertentu untuk branding kedaimu.

Pelayanan maksimal

Ketujuh, berikan layanan yang maksimal. Etika menjadi hal yang utama untuk membuat para konsumen merasa nyaman saat menikmati kopi di kedaimu. Selain itu juga buatlah layanan yang higenis.

Apa kamu sudah siap menjadi pebisnis handal ? Kapan lagi kalau bukan sekarang.

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button