7 Aspek yang dinilai dalam studi kelayakan bisnis!

Sebelum kita memulai/ merealisasikan suatu bisnis, kita harus menyusun studi kelayakan bisnis terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan bahwa studi kelayakan bisnis ini nantinya bisa digunakan sebagai acuan/ pedoman dalam menjalankan suatu bisnis, apakah layak atau tidak untuk dijalankan. Dalam studi kelayakan bisnis, kita bisa menganalisis bisnis yang kita rencanakan dari berbagai aspek. Nah, dengan adanya analisis aspek tersebut, kita bisa mengetahui apakah bisnis yang kita rencanakan layak atau tidak untuk direalisasikan.

Agar kamu tidak bingung terkait dengan aspek-aspek yang ada dalam penyusunan studi kelayakan bisnis, berikut merupakan penjelasannya:

1. Aspek Manajemen

Dalam aspek manajemen ini berisi tentang penjelasan kegiatan manajemen dari perusahaan tersebut. Hal ini bisa dilihat terkait dengan kesiapan SDM-nya dan nantinya akan di analisis oleh lembaga keuangan (bank) melalui struktur organisasi dan job description dari perusahaan tersebut.

2. Aspek Pasar dan Pemasaran,

Karena di dalam aspek pasar dan pemasaran ini kita bisa tahu  bagaimana strategi pemasaran yang digunakan oleh pengusaha dalam menghadapi persaingan bisnis yang ada, bagaimana segmentasi pasar dan pasar sasaran yang digunakan pebisnis dalam meningkatkan pangsa pasar. Dan apakah bisnis yang dijalankan ini akan menghasilkan keuntungan/ laba yang besar atau tidak.

3. Aspek Teknis dan Operasi

Aspek ini juga harus dipertimbangkan/ dinilai sebelum memberikan pinjaman kepada pengusaha, yaitu dengan memperhatikan lokasi perusahaan, layout (tata letak) perusahaan, gambaran produk, proses produksi maupun yang lainnya.

4. Aspek Keuangan

Dalam aspek keuangan ini menjelaskan bahwa bagaimana laporan posisi keuangan/ neraca dari perusahaan yang dirintis oleh pengusaha tersebut, pihak bank akan mempertimbangkan dengan melihat laporan arus kasnya (cash flow), sumber dananya dari mana, perkiraan kebutuhan dananya berapa, serta proyeksi laba rugi perusahaan tersebut.

5. Aspek Sumber Daya Manusia (SDM)

Kesuksesan suatu perencanaan dan pelaksanaan pembangunan sebuah proyek bisnis sangat bergantung pada SDM yang solid antara manajer dengan karyawan.

6. Aspek Lingkungan

Aspek lingkungan berkaitan dengan dampak yang ditimbulkan dari usaha yang dirintis, seperti pencemaran lingkungan dan kerusakan lingkungan akibat adanya perusahaan tersebut.

7. Aspek Yuridis/ Legalitas

Kita harus memperhatikan kekuatan hukum yang menjadi pedoman dalam menjalankan usaha tersebut, yaitu mencakup bentuk badan hukum yang dipakai dan jaminan yang di berikan kepada bank/ investor, entah itu berupa sertifikat maupun yang lainnya.

Untuk tips bisnis inspiratif lainnya, silahkan follow Bisnika. (TCT)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button