Antara kompor listrik dan kompor gas, manakah yang lebih irit?

Siapa yang tidak mengenal kompor? Kompor merupakan salah satu alat memasak yang pasti dijumpai di setiap dapur. Kompor digunakan untuk memasak segala kebutuhan pangan sehari-hari dalam setiap keluarga. Terdapat berbagai jenis kompor. Salah satunya berdasarkan sumber energi kompor itu sendiri terdiri dari dua jenis, yaitu kompor listrik dan gas. 

Kompor listrik dan gas, mana lebih unggul

Kompor gas adalah alat memasak yang sumber energinya menggunakan gas yang berasal dari sumber daya alam yan tidak dapat diperbarui. Sedangkan kompor listrik menggunakan sumber energi listrik. Kompor gas banyak digunakan bagi masyarakat di Indonesia. Namun, dengan berkembangnya zaman, kompor listrik juga tidak kalah eksis daripada kompor gas.

Memang keduanya memiliki kelemahan dan keunggulan masing-masing. Pemilihan penggunaannya pun sesuai dengan referensi masing-masing dan tergantung dengan kenyamanan dalam pemakaiannya.

Apa Perbedaan | Kompor Listrik dan Kompor Gas
kompor listrik dan gas.

Kelebihan kompor listrik

Namun, menurut Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bapak Bob Saril, penggunaan kompor listrik ternyata lebih hemat daripada penggunaan kompor gas. Penghematan dapat mencapa Rp 50.000 per bulannya. Ia telah melakukan perhitungan dan menuturkan jika memasak air 1 liter, itu menghabiskan 1.200 watt yang jika dirupiahkan hanya sebesar Rp 158. Sementara jika menggunakan kompor gas yang 12 kg, biaya yang dikeluarkan adalah Rp 176. Masyarakat dapat menghemat biaya yang biasanya mereka keluarkan untuk membeli tabung gas.

Kompor listrik memang lebih ramah dari kompor gas. Seperti diketahui, kompor gas bersal dari gas bumi yang merupakan SDA yang tidak dapat diperbarui. Jika terus digunakan oleh puluhan juta masyarakat di Indonesia, lama-kelamaan akan habis dan hal tersebut mengakibatkan negara harus mengimpor.

Dari segi perawatannya, kompor listrik berbentuk keramik yang licin sehingga lebih mudah untuk dibersihkan. Jika kompor gas harus mengecek koneksi antara kompor dengan tabung gas agar tidak terjadi kebocoran, kompor listrik sudah memiliki sensor otomatis jika kompor sudah terlalu panas.

Kelemahan kompor listrik

Namun, kompor listrik juga masih memiliki beberapa kelemahan. Diantaranya tidak cocok untuk digunakan tenaga ahli dalam memasak besar. karena kompor listrik dalam pemanasannya agak lama dibandingkan kompor gas. Selain itu, kompor listrik kurang cocok digunakan untuk beberapa metode memasak. Seperti membakar dan memanggang yang memerlukan api.

Penggunaan kompor listrik masih terbatas pada kegiatan dapur sehari-hari, dan kompor gas yang dapat digunakan dengan fleksibel.

Tentunya masyarakat perlu penyesuaian jika beralih, karena sudah terbiasa menggunakan kompor gas.

Untuk ulasan hal inspiratif lainnya, silahkan follow Bisnika (TCT)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button