Apa itu reksa dana pasar uang? Masih menarik untuk investasi 2021

Apa itu reksa dana pasar uang? Barangkali Anda tidak asing lagi dengan reksa dana pasar uang yang beberapa tahun terakhir tengah menjadi perbincangan banyak orang di negara kita.

Bahkan, di sepanjang tahun 2020, Infovesta 90 Money Market Fund Index mencatatkan kinerja reksa dana pasar uang yang berhasil mencapai pertumbuhan sebanyak 4,67 persen. Dengan catatan pertumbuhannya inilah, reksa dana pasar uang dinilai lebih baik dibandingkan reksa dana saham dan reksa dana campuran.

Head of Fixed Income Sucorinvest Asset Management Dimas Yusuf mengungkapkan, sebenarnya sejak adanya pandemi, Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan dan membuat kinerja reksa dana pasar uang cenderung tertekan.

Kendati demikian, reksa dana pasar uang masih menjadi incaran para investor yang tetap berusaha untuk menjaga likuiditas mereka. Selain itu juga, dari segi imbal hasil dan resiko, reksa dana pasar uang lebih menarik dibandingkan deposito secara umum.

Sebab itu, hingga awal 2021 ini, reksa dana pasar uang dinilai masih tetap jadi pilihan yang menarik, baik oleh pemula maupun pengguna yang telah lama. Namun, meski reksa dana pasar uang mulai banyak diminati, tidak jarang juga banyak yang kebingungan dengan definisi sebenarnya dari reksa dana pasar uang.

Apa itu reksa dana pasar uang. Foto: Instagram

Apa itu reksa dana pasar uang?

Bagi beberapa orang mungkin reksa dana pasar uang bukan lagi hal yang asing. Namun bagi pemula, masih saja kebingungan dengan pengertian sebenarnya dari reksa dana pasar uang. Reksadana pasar uang adalah wadah atau pola investasi yang dana atau modalnya diinvestasikan 100% di instrumen pasar uang, seperti produk-produk keuangan yang memiliki likuiditas tinggi dan dapat dicairkan dalam kurun waktu satu tahun.

Reksa dana pasar uang menawarkan potensi dengan tingkat pengembalian lebih tinggi dibandingkan rekening tabungan, namun tidak mengenakan biaya pembelian dan penjualan kembali. Dengan ini, reksa dana pasar uang merupakan reksa dana yang memiliki tingkat resiko paling rendah dibandingkan deposito. Sehingga banyak pemula yang mulai tertarik dengan reksa dana pasar uang.   

Masih menarik pada 2021

Meskipun tahun lalu, potensi penurunan imbal hasil masih terbuka, reksa dana pasar uang masih tetap menjadi pilihan yang menarik. Hal ini ditandai dengan banyaknya investor pemula yang tetap mempertahankan portofolionya di pasar uang, dikarenakan volatilitas masih tinggi diantara jenis reksa dana yang lain.

Dengan demikian, secara keseluruhan reksa dana pasar uang masih tetap membukukan kinerja yang cukup baik meskipun di tengah berbagai kondisi ketidakpastian pada tahun kemarin.

Jangan lupa terus belajar dan melakukan analisis mendalam sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Salam investasi bagi sahabat Bisnika.com. Terus bekerja keras, jangan lupa investasi, dan follow terus  @Bisnika.Media untuk tahu peluang bisnis lainnya. (HSP) 

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button