Apa perbedaan leader dan manager?

Dalam kehidupan sehari-hari, saat melakukan sebuah pekerjaan kita tentunya akan mengalami adanya kerja individu maupun kerja tim. Karena dalam setiap pekerjaan, akan terdiri dari berbagai bidang-bidang yang tidak dapat dikerjakan sendiri. Kita membutuhkan adanya kerjasama dalam menyelesaikan tugas tersebut. Dan di dalam pengerjaan tugas di sebuah tim tersebut kita membutuhkan seorang pemimpin untuk dapat mengontrol dan mengawasi pekerjaan kita. Dalam kenyataannya, seorang pemimpin terkadang disebut sebagai leader atau manager. Padahal ada perbedaan leader dan manager.

Apa itu leader dan manager?

Leader adalah seorang pemimpin yang memiliki keterampilan dalam bidang tertentu dan kemampuan dalam mempengaruhi orang lain untuk melakukan kegiatan bersama-sama sehingga mencapai sebuah tujuan.

Leader memiliki tiga fungsi yaitu : fungsi instruktif (sebagai komunikator), fungsi konsultatif (sebagai penasihat, memberikan timbal balik), fungsi partisipasi (ikut berpartisipasi juga mendelegasikan seseorang yang terampil), fungsi pengendalian (mengontrol kegiatan anggota tim).

Sedangkan manajer adalah seseorang yang menyelesaikan tugas atau bekerja lewat orang lain serta mengkoordinasi tugas-tugas mereka agar mencapai tujuan. Seorang manajer biasanya lebih memiliki pengetahuan yang luas, pengalaman pada bidang tersebut, dan memiliki tingkat pendidikan yang lebih tinggi. Sehingga ia dapat memimpin, mengatur, mengelola hingga mengembangkan organisasi tersebut.

Manajer memiliki 3 fungsi, yaitu : fungsi perencanaan (penentuan tujuan, program yang dijalankan, menyusun anggaran, pengembangan prosedur hingga perencanaan perusahaan), fungsi pengorganisasian (menyusun struktur organisasi, mendelegasikan wewenang, mengatur hubungan antar bagian dalam organisasi), dan fungsi pelaksana berdasarkan rencana yang disusun (manajer harus ikut serta dalam pelaksaan agar dapat mengontrol proses dan hasil produksi).

Lalu apalagi perbedaan diantara keduanya? Secara ringkas berikut ini perbedaannya!

Leader

  1. Rekan kerja, karena leader masih satu tim dengan anggota lain yang dipimpin.
  2. Mempengaruhi anggota lain, harus bisa memberikan pengaruh pada anggota tim.
  3. Menginspirasi, dengan perbuatan dan perkataan yang dapat menjadikannya menginsiparasi.
  4. Mentoring, melakukan kontrol berjangka pada progres tugas anggota tim.
  5. Memberikan wewenang, memiliki hak untuk memberikan wewenang pada anggota timnya.

Manager

  1. Atasan, berbeda dengan leader tadi bahwa posisi manajer jauh lebih tinggi dari pada anggota tim.
  2. Memerintah, memiliki hak untuk memberikan perintah.
  3. Menjelaskan, harus dapat menjelaskan kepada anggota tim mengenai organisasi tersebut.
  4. Sanksi, dapat memberikan sanksi pada nggota tim yang melanggar aturan.
  5. Menyerahkan pekerjaan, dapat memberikan pekerjaan kepada anggota timnya.

Untuk tips bisnis inspiratif lainnya, silahkan follow Bisnika. (TCT)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button