ASII tetap bagi-bagi deviden meskipun laba bersih turun di tahun 2020

Perusahaan otomotif besar di Indonesia PT Astra International Tbk. (ASII) membuktikan keloyalannya terhadap investor dengan tetap membagikan deviden. Padahal, sebenarnya di tahun 2020 laba bersih ASII mengalami penurunan yang cukup tinggi. Dengan ASII tetap bagi-bagi deviden ini akankah nanti harga saham ASII kembali tinggi setelah sebelumnya sempat anjlok di titik supportnya?

Presiden Direktur ASII tetap bagi-bagi deviden kepada investor

ASII tetap bagi-bagi deviden
Pembagian deviden. Foto: Pinterest

Dilansir dari laman web detik.com, keputusan final oleh pihak perseroan ASII yang diwakili oleh Presiden Direktur ASII membagikan kabar bahagia. Diinformasikan bahwa pihak perseroan tetap akan membagikan dividen tahun ini kepada investor.

Meskipun begitu, diketahui bahwa jumlah deviden final yang akan dibagikan pihak ASII kepada investor akan mengalami penurunan. Mengingat pendapatan dan laba bersih pada 2020 juga mengalami penurunan akibat masa covid-19.

Djony Bunarto Tjondro sebagai Presiden Direktur ASII mengungkapkan usulan pembagian dividen final yang akan diusulkan pada RUPST pada April 2021 nanti sebesar Rp87 per saham.

Sebelumnya pada 2019 kemarin jumlah deviden yang diusulkan pada RUPST sebesar Rp157 per saham.

Sedangkan jumlah dividen interim juga turun sebanyak Rp27 per saham dibandingkan dividen interim pada 2019. Sebelumnya jumlah deviden interim sebesar Rp57 per saham dan dibagikan kepada investor interm pada Oktober 2020.

Hal ini menyebabkan total dividen yang dibagikan pada 2020 mengalami penurunan yang cukup besar. Tahun ini total deviden yang dibagikan hanya sebesar Rp114 per saham. Sedangkan tahun 2019 kemarin jumlah yang dibagikan lebih besar, sebanyak Rp214 per saham.

Keputusan tetap membagikan deviden meskipun dalam masa sulit diprediksi akan menyebabkan pergerakan harga saham yang positif oleh ASII. Sebelumnya pada akhir Februari ASII mengalami penurunan harga saham yang cukup signifikan. Dengan adanya hal ini, didorong pula dengan adanya pengurangan PpnBm, saham grup ASII akan kembali meningkat.

Pendapatan dan laba yang menurun menjadi penyebab penurunan deviden

Penyebab utama pembagian deviden total ASII menurun sebanyak Rp100 per saham adalah karena pendapatan dan laba bersih grup Astra pada tahun 2020 menurun.

Dilansir dari detik.com bahwa laporan keuangan ASII per 31 Desember 2020 menunjukkan perseroan mengalami penurunan pendapatan bersih sebanyak 26,2 persen. Dari pendapatan bersih tahun 2019 sebesar  menjadi sebesar Rp175,046 triliun.

Sementara beban penjualan perseroan di tahun 2020 terlihat lebih besar menjadi Rp11,755 triliun pada tahun 2020. Padahal di tahun sebelumnya beban penjualan hanya Rp9,961 triliun. Hal ini diakibatkan oleh penanggulangan yang dikerahkan oleh pihak ASII untuk tetap memastikan penjualan tinggi semasa pandemi.

Untuk tips bisnis inspiratif lainnya, silahkan follow Bisnika. (TCT)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button