Bocah 12 tahun, Warren Buffett Fans bercuan besar

Selama masa pandemi Covid-19 sudah banyak melahirkan para investor yang berasal dari generasi milenial. Bahkan di Korea Selatan bukan hanya generasi milenial tetap juga generasi cilik alias di bawah umur juga ikut menjadi investor. Investor anak di bawah umur mulai meningkat secara drastis di Korea Selatan. Salah satu yang sukses meraih cuan dari investasi saham dari anak di bawah umur adalah Kwon Joon. Bocah berumur 12 tahun ini bisa meraih cuan sampai 43 % lewat hobi barunya. Cuan yang dihasilkan bahkan belum ada dalam waktu 1 tahun.

Bagaimana sosok dibalik Kwon Joon, bocah 12 tahun yang jadi investor

Tepat pada saat sekolah mulai ditutup akibat penyebaran Covid-19, mulai April tahun kemarin Kwon Joon melakukan aktivitas yang lain dari anak-anak pada umumnya. Ketika anak-anak menggunakan waktu luang untuk bermain game, bocah cerdas ini justru menggunakan waktu luangnya untuk membaca literatur-literatur tentang bisnis.

Dia kemudian menemukan sebuah kalimat yang berhasil menyulap pemikirannya dalam waktu sepersekian detik. Kwon Joon masih ingat betul tentang quotes yang dilontarkan oleh salah satu ahli yaitu “Pandemi ini adalah kesempatan bagus dalam satu dekade”.

Kwon Joon membujuk orang tuanya untuk membukakan akun rekening investasi saham. Modal awal yang digunakannya tak main-main sampai 25 juta won atau setara dengan sekitar 318 juta rupiah.

Mulai punya mimpi menjadi “The Next Warren Buffett”

Bocah 12 tahun ini mempunyai tokoh panutan dalam dunia bisnis yaitu Warren Buffett. Kwon lebih memilih fokus keuntungan investasinya di antara 10-20 tahun kedepan dengan harapan cuan sebsar-besarnya. Dia tak melirik untuk trading harian.

Investor cilik ini juga berfokus pada strategi investasi “value investing”. Perusahaan mayoritas yang diinvest adalah perusahaan blue chip.

Kwon menganalisis hingga membuat daftar saham apa saja yang akan dibeli selama pasar saham terkoreksi.

Sumber uang untuk investasi oleh anak-anak

Di Korea Selatan memang cukup tinggi investor dari kalangan anak-anak. Uang untuk investasi saham yang dilakukan bukan dari pinjaman baik dari orang tua atau lainnya. Anak-anak berhasil mengumpulkan uang dari hasil pemberian orang-orang dewasa, menjual mainan-mainannya dan lain sebagainya.

Untuk ulasan hal inspiratif lainnya, silahkan follow Bisnika (TCT)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button