BRI akan bagikan deviden, sudah beli sebelum cumdatenya?

Deviden adalah salah satu keuntungan yang sangat diharapkan oleh investor. Selain capital gain, keuntungan melalui deviden cukup menjanjikan utamanya untuk saham-saham bluechip dengan kinerja yang bagus selama satu tahun belakangan. Di tahun 2021 ini BRI akan bagikan deviden kepada pemegang sahamnya. Dengan cumdate pembelian maksimal kemarin saat penutupan bursa.

Karena inilah harga saham BRI pada Senin, 5 April 2021 kemarin cukup naik turun. Di satu sisi investor ingin membeli BBRI dan ikut merasakan pembagian devidennya. Di sisi lain harga BBRI sedang banyak gejolak karena IHSG mengalami pergerakan harga yang cukup mengkhawatirkan kemarin.

BRI akan bagikan deviden Rp98,9 per saham

ASII tetap bagi-bagi deviden
Pembagian deviden. Foto: Pinterest

Diumumkan secara resmi oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bahwa pihaknya akan membagikan dividen tunai tahun buku 2020 sejumlah Rp12,12 triliun. Artinya, per sahamnya investor akan mendapatkan deviden sebanyak Rp98,9.

Jumlah saham yang dibagikan inni merupakan hasil keputusan RUPST pada 25 Maret 2021. Dimana jumlah deviden tunai yang diberikan merupakan 65% dari laba bersih konsoldiasi perseroan.

Jika memiliki 1 lot saja BBRI, kamu bisa mendapatkan Rp9.890. Bagaimana jika kamu memiliki 100 lot? Keuntungan yang bisa kamu dapatkan hanya dari devidennya bisa mencapai 989.000. Belum termasuk keuntungan dari capital gain jika nantinya harga saham mengalami kenaikan.

Kamu bisa mendapatkan keuntungan ini dengan syarat memiliki saham BBRI sebelum cumdate atau Recording Date yang dijadwalkan pada 5 April 2021 untuk pasar reguler. Sedangkan untuk pasar tunai, kamu harus berada dalam daftar pemegang saham perseroan paling lambat tanggal 7 April 2021. Jadi, sudah membeli BBRI belum kemarin?

Pergerakan BBRI pada cumdate deviden 2021

Pada akhir penutupan bursa Senin, 5 April 2021, IHSG mengalami penurunan sebanyak 0,68 persen atau 41,71 poin. Sehingga IHSG tertahan di bawah level 6000, menjadi 5.970,28.

BBRI pada 5 April 2021 menduduki peringkat kedua saham dengan penjualan terbanyak. Tercatat bahwa investor melakukan penjualan sebanyak 416,3B. Dengan transaksi masuk sebanyak 19,6B. Di tanggal 5 April 2021 BBRI menduduki saham dengan pergerakan jual beli teraktif, dengan total turnover sebanyak 1,3B.

Mengapa banyak investor yang menjual BBRI padahal kemarin adalah cumdate terakhirnya? Di satu sisi pergerakan IHSG pada 5 April 2021 cukup mengkhawatirkan sehingga membuat BBRI mengalami koreksi harga. Tercatat bahwa koreksi harga BBRI pada 5 April 2021 sebanyak 2,1 persen menuju Rp4.200

Jadi, apakah kamu termasuk investor yang menjual BBRI atau investor yang ikut meramaikan pembelian BBRI untuk mendapatkan devidennya?

Untuk ulasan hal inspiratif lainnya, silahkan follow Bisnika (TCT)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button