Harga anjlok, amankah melakukan investasi emas

Di seluruh dunia, emas dikenal memiliki nilai dan sejarah yang kaya. Begitu pula emas telah mempertahankan nilainya hingga saat ini. Pada umunya, orang-orang membuat emas sebagai cara untuk memberikan warisan kekayaan mereka dari generasi satu ke generasi yang lain. Hal tersebut dikarenakan nilai emas terus mengalami kenaikan tiap tahunnya. Saat ini, emas juga menjadi jalan lain untuk berinvestasi. Prospek yang baik membuat para investor percaya bahwa investasi emas dapat memberikan keuntungan dan jalan yang tepat untuk investasi jangka panjang.

Namun, beberapa hari ini, harga emas anjlok. Emas mengalami nilai penurunan yang sangat tajam. Hal ini dikarenakan keperkasaan dolar Amerika Serikat (USD). Penguatan nilai tukar USD membuat harga emas turun drastis. Diketahui bahwa nilai emas dan nilai tukar USD terhadap mata uang lainnya memiliki hubungan yang berbanding terbalik. Ketika nilai tukar USD menignkat, harga emas menurun. Dan ketika nilai tukar USD menurun, bisa dipastikan harga emas dapat meningkat.

harga emas antam 24 karat per gram
Emas antam 24 karat 1000gr. Foto: Pinterest

Mengapa demikian? Hal tersebut bisa digambarkan seperti ini. Jika nilai tukar USD meningkat. Sebenarnya harga emas juga menjadi mahal bagi pemegang mata uang selain USD. Sehingga permintaan emas menjadi menurun. Hal tersebut menyebabkan harga emas menurun karena peminatnya berkurang. Jika seperti itu, apakah emas tetap menjadi cara lain untuk berinvestasi? Apakah aman untuk melakukan investasi emas jika harga menurun seperti ini?

Alasan pertahankan investasi emas

Emas tergolong material yang dapat melindungi nilainya terhadap inflasi. Walaupun pasar saham nilainya jatuh dan terjadi inflasi yang tinggi, namun harga emas tetap dapat melonjak. Hal tersebut dikarenakan ketika USD kehilangan nilai tukarnya, atau nilai tukarnya menurun. Maka emas cenderung dihargai dan memiliki peningkatan jumlah pembeli. Selain itu, emas dipandang baik untuk media investasi. Sehingga orang mungkin terdorong untuk melakukan investasi emas ketika mereka yakin bahwa mata uang lokal mereka nilainya akan menurun.

Perlindungan deflasi juga dappat mempengaruhi nilai emas. Ketika aktivasitas bisnis mengalami penurunan dan ekonomi menurun akibat utang yang berlebih, deflasi terjadi. Selama itu, minat beli emas melonjak sementar harga aset lainnya menurun.

Emas juga mempertahankan nilainya saat adanya ketidakpastian geopolitik. Hal tersebut disebut dengan “komoditas krisis”. Contoh saja seperti terjadinya krisis di Uni Eropa, harga emas mengalami pergerakan dengan kenaikan yang tinggi. Harga emas mengalami kenaikan tinggi ketika kepercayaan masyarakat pada pemerintah rendah.

Sehingga dari keterangan di atas, dapat disimpulkan bahwa emas adalah adalah jalan terbaik untuk melakukan investasi. Walaupun harga sedang anjlok, tetapi jika dilihat dari statistik histori pergerakan harga emas. Emas akan naik nilainya seiring membaiknya kondisi. Jangan takut untuk melakukan investasi emas. Karena emas memiliki nilai yang stabil. Bahkan, saat emas anjlok dapat digunakan kesempatan untuk investasi. Karena harga beli emas rendah. Jika kamu menjualnya di masa yang akan datang, maka harga emas sudah dipastikan lebih tinggi dari harga beli kamu.

Bekerjalah dengan cerdas saat melakukan investasi agar keuanganmu selalu stabil. Semoga bermanfaat. –Bisnika. (Novi)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button