Budaya kerja China yang bisa kita pelajari dan tiru

- Kamis, 27 Mei 2021 | 16:05 WIB
photo-1607398027609-fbd1a06fb5d4
photo-1607398027609-fbd1a06fb5d4


Negara China dikenal sebagai negara yang kini tengah berkedudukan sejajar dengan Amerika Serikat. Kedudukan sebagai negara adidaya diraih dengan perjuangan keras seluruh masyarakatnya. Setiap masyarakat dan perusahaan yang ada di China memegang budaya kerja China dengan teguh. Beberapa etos kerja mereka bisa kita tiru untuk memajukan negara Indonesia. Apa saja budaya kerja tersebut langsung kita simak.





-
Suasana bekerja di China. Foto: Unsplash




Tepat waktu





Seluruh negara yang ingin maju dan berkembang dengan baik harus memiliki budaya tepat waktu. Tepat waktu memungkinkan perusahaan untuk menyetor produk mereka sesuai deadline. Di negara maju keterlambatan dianggap sebagai penghinaan dan pelakunya dicap memalukan. Artinya jika terlambat masuk kerja, pelakunya menghina perusahaan tempatnya bekerja atau atasannya. Bagi yang punya janji bertemu dengan orang lain dan terlambat datang, maka ia dianggap menghina orang yang diajak janjian. Intinya semua masyarakat di sana disiplin dan tepat waktu. Perusahaan akan melakukan potongan gaji terhadap karyawan yang terlambat datang ke kantor. Tidak peduli apapun alasannya tepat waktu itu adalah kepastian dan keharusan.





Tidak ada yang tidak mungkin dalam budaya kerja China





Keterbatasan dan ketidakmampuan selalu menghalangi setiap perusahaan untuk maju. Hanya orang-orang tertentu saja yang mau melawan kedua batasan tersebut yang bisa berhasil, tentunya dalam koridor yang positif. Hal tersebut juga dilakukan oleh pemimpin di China dan masyarakatnya. Mereka semua terdiri dari orang-orang yang ambisius terhadap target. Setiap karyawannya akan diberikan target yang terlihat tidak mungkin untuk diraih agar mereka mau bekerja keras di setiap jam kerja. Kerja keras dari seluruh karyawan membuat angka pertumbuhan 60% mampu diraih. Pertumbuhan perekonomian setinggi itu jarang sekali bisa diraih oleh negara lain.





Royal terhadap karyawan yang berprestasi





Karyawan yang berprestasi selalu memberikan kontribusi banyak terhadap perusahaan. Perusahaan akan merasa sangat kehilangan ketika orang seperti itu pindah ke perusahaan lainnya. Oleh sebab itu kebudayaan yang ada di China adalah royal terhadap karyawan yang memiliki prestasi tinggi. Seringkali perusahaan akan memberikan bonus yang tinggi dibandingkan dengan sistem bonus yang ada di perusahaan negara lainnya. Ada juga perusahaan yang memberikan fasilitas berupa mobil mewah, rumah mewah, dan lain-lain. Tentunya bonus seperti itu dapat memotivasi karyawan lainnya untuk bisa berprestasi juga.





Berpakaian sederhana dalam budaya kerja China





Tidak peduli seberapa banyak kekayaan yang dimiliki, sebagian besar peraturan yang ada di perusahaan adalah berusaha berpakaian rapi dan tidak menonjolkan perhiasan mewah dan berlebihan. Seluruh orang diharuskan mengenakan pakaian yang sopan, termasuk kaum perempuannya. Sehingga bagian atas selalu tertutup. Pekerja perempuan juga tidak mengenakan perhiasan yang mewah ketika sedang bekerja. (Novi)

Halaman:

Editor: Aang Riana Dewi - Bisnika.com

Tags

Terkini

Kisah sukses king of dessert

Rabu, 29 September 2021 | 19:00 WIB

Cerita kesuksesan di balik Tokopedia

Selasa, 28 September 2021 | 06:00 WIB

Zaskia sungkar belajar bisnis hingga ke Paris

Jumat, 24 September 2021 | 14:30 WIB
X