Investasi yang pasti cuan? Wajib coba reksadana pasar uang

Bagi pemula, berinvestasi dengan saham adalah hal yang cukup beresiko. Terlebih jika kamu tidak memiliki begitu banyak modal dan belum siap merugi. Seperti kamu tahu, ketika kamu terjun dalam dunia investasi maka untung-rugi adalah hal biasa. Eits… Tapi ternyata ada investasi yang selalu naik lho nilainya.. apalagi kalau bukan reksadana pasar uang.

Apa itu reksadana pasar uang?

Reksadana Pasar Uang adalah jenis reksadana yang 100% uang investasi yang anda setorkan akan diinvestasikan di instrumen seperti Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Deposito Berjangka, dan Obligasi yang jatuh tempo di bawah 1 tahun.

Dalam transaksinya, reksadana pasar uang ini tidak mengenakan biaya pembelian dan penjualan kembali. Bahkan, reksadana ini menawarkan potensi tingkat pengembalian lebih tinggi daripada rekening tabungan dan deposito. Investasi jenis ini sangat cocok bagi kamu yang menginginkan bentuk investasi dengan resiko relatif rendah, namun dapat memberikan keuntungan yang cukup besar.

Apa saja keuntungannya?

Keuntungan lebih tinggi dari deposito

Tentu saja, keuntungan yang paling menjanjikan adalah tingkat keuntungannya yang lumayan tinggi. Return instrumen ini berkisar 6.33% sampai 7.35% per tahun. Sementara return yang akan anda dapatkan ketika berinvestasi lewat deposito bank hanya berkisar pada 4.75% sd 5.75% per tahun untuk investasi minimum Rp 50 juta. Jumlah keuntungan ini belum termasuk potongan pajak sebesar 3.8% sd 4.6% setahun.

Nilai Reksadana pasar uang yang selalu naik

Hal yang paling ditakuti oleh investor adalah merugi. Mungkin bagi investor senior, rugi adalah hal biasa. Dan kerugian dapat ditutupi melalui labanya dari investasi lain. Namun bagi investor pemula, mereka berinvestasi tidak ingin rugi sedikitpun.

Sebelum berinvestasi, kamu dapat memperhatikan grafik pergerakan harga pada pasar uang yang ingin kamu investasikan. Pasti grafik selalu bergerak naik kan?

Tidak terikat jangka waktu

Saat berinvestasi di deposito, kamu harus mempertimbangkan dengan baik – baik berapa lama investasi yang akan kamu lakukan. Jika kamu melakukan pencairan .lebih cepat dari jangka waktu yang ditentukan, kamu pasti diberi denda. Dan jika kamu salah menghitung jangka waktu investasi, maka kamu akan mendapatkan bunga yang lebih kecil.

Investasi di Reksadana Pasar uang tidak terikat waktu. kamu dapat berinvestasi kapan pun dan dapat menjualnya kapanpun. Dana dicairkan tiba-tiba karena kebutuhan mendadak? Tidak masalah, karena tidak akan dikenai denda.

Tertarik berinvestasi sekarang? Jangan lupa pelajari tips investasi lainnya di bisnika.hops.id

Baca juga : Jelang natal IHSG merosot dan saham-saham penting merah membara

reksadana pasar uang
Reksadana. Foto: Pinterest

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button