Perbedaan saham syariah dan saham konvensional

- Selasa, 28 September 2021 | 08:00 WIB
Trading Setup
Trading Setup


Saham merupakan salah satu instrumen investasi yang sedang diminati oleh banyak orang. Bagaimana tidak? Saham tak menambah keuntungan pada tabungan yang kita sisihkan. Menabung dalam bentuk saham pun dapat menghindari risiko menurunnya nilai mata uang dalam jangka panjang atau yang dikenal dengan inflasi. Akan tetapi, perlu diketahui bahwa saham terbagi dalam saham syariah dan saham konvensional.





Lantas apa perbedaan saham syariah dan saham konvesional?





-
Saham. Foto: Unsplashed




Saham syariah merupakan saham yang menerapkan prinsip – prinsip syariah. Untuk Saham syariah, pada hakikatnya seperti saham konvesional yaitu dikeluarkan oleh suatu perusahaan. Pada Saham syariah tidak boleh bertentangan dengan prinsip syariah misalnya mendapatkan keuntungan perusahaan yang berasal dari aktivitas perjudian, perdagangan yang dilarang dalam prinsip – prinsip syariah, jasa keuangan yang mengandung riba, dan sebagainya.





Keamanan perusahaan syariah





Perusahaan syariah juga diharuskan memiliki utang yang lebih kecil dari aset yang dimilikinya. Hal tersebut diarenakan utang berbasis bunga tidak boleh lebih dari setengah dari total aset perusahaan dan pendapatan tidak halal harus lebih kecil dari pendapatan usaha. Batas maksimal pendapatan bunga yaitu sebesar kurang dari 10 persen dibandingan pendapatan usaha secara keseluruhan.





Saham syariah di Indonesia dapat dilihat pada Daftar Efek Saham (DES) yang diterbitkan oleh Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia. Hal ini dikarenakan tidak semua saham syariah dapat listing di Bursa Efek Indonesia (BEI). Contoh perusahaan yang berbasis syariah yaitu PT. Telkom Indonesia Tbk dimana perusahaan tersebut bergerak di bidang komunikasi dan tidak memiliki unsur yang bertentangan dengan prinsip syariah pada setiap kegiatan usahanya.





Sedangkan saham konvensional merupakan saham yang dikeluarkan dan tidak harus menganut pada prinsip syariah. Perusahaan  yang menerbitkan saham konvensional berinvestasi pada perusahaan untuk semua kegiatan usaha contohnya jasa, manufaktur atau pun dagang. Perusahaan berbasis konvensional juga menerapkan transaksi konvesional dan melibatkan suku buka.

Halaman:

Editor: Lisdiana Safitri

Tags

Terkini

Jangan sepelekan biaya kelola reksa dana

Senin, 15 November 2021 | 16:18 WIB

Tips investasi properti, simak dulu sebelum mulai

Rabu, 6 Oktober 2021 | 15:00 WIB

Pertumbuhan saham di BEI

Selasa, 5 Oktober 2021 | 20:00 WIB

Saham MDKA melonjak hingga 14 persen dalam sehari

Selasa, 5 Oktober 2021 | 19:00 WIB

Mau buka rekening efek? Yuk simak caranya!

Selasa, 5 Oktober 2021 | 16:00 WIB

Tips dalam memilih sekuritas

Selasa, 5 Oktober 2021 | 15:30 WIB

Menjadi konsumen sekaligus pemilik bisnis

Selasa, 5 Oktober 2021 | 13:00 WIB

Kriteria saham undervalue

Selasa, 5 Oktober 2021 | 12:00 WIB

Saham “supermarket”

Selasa, 5 Oktober 2021 | 11:00 WIB

Pasar modal emang legal?

Selasa, 5 Oktober 2021 | 10:00 WIB

Mengenal arti buy back saham

Selasa, 5 Oktober 2021 | 07:00 WIB

Cara mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)

Senin, 4 Oktober 2021 | 20:00 WIB

Terpopuler

X