Ternyata skema Ponzi sering dijadikan modus investasi bodong

- Kamis, 30 September 2021 | 18:30 WIB
50549688_1992369837736074_9038606227433607596_n
50549688_1992369837736074_9038606227433607596_n




Ismi memiliki ide untuk menawarkan sebuah instrument investasi kepada teman-temannya dengan menjanjikan return sebesar 40% per bulannya/ 480% per tahunnya. Nah, untuk meyakinkan para investor, Ismi meng-endors public figure untuk mempromosikan produknya investasinya itu. Selain itu, Ismi juga menyewa kantor dan kelengkapan administrasi lainya agar terlihat lebih professional.





Dengan adanya hal yang sudah meyakinkan seperti itu, calon investor pun mulai berdatangan dan mulai tergiur dengan besarnya return yang dijanjikannya, apalagi sudah di endors oleh public figure.





Lalu, skema Ponzi ini pun dimulai. Ismi mengajak agar investor lama mengajak calon investor baru, dimana uang dari investor baru ini akan dipakai untuk membayar return yang dijanjikan kepada investor lama. Begitu seterusnya hingga skema ini semakin merambah kemana-mana.





Kunci dari skema Ponzi ini adalah “semakin banyak calon investor yang mendaftar, maka skema ini semakin kuat, begitu juga sebaliknya jika semakin sedikit investor yang daftar, maka modus penipuan investasi ini semakin lemah dan lama kelamaan akan terbongkar”.





Untuk ulasan hal inspiratif lainnya, silahkan follow Bisnika (TCT)

Halaman:

Editor: Fatikha Rizqya Nur - Bisnika.com

Tags

Terkini

Jangan sepelekan biaya kelola reksa dana

Senin, 15 November 2021 | 16:18 WIB

Tips investasi properti, simak dulu sebelum mulai

Rabu, 6 Oktober 2021 | 15:00 WIB

Pertumbuhan saham di BEI

Selasa, 5 Oktober 2021 | 20:00 WIB

Saham MDKA melonjak hingga 14 persen dalam sehari

Selasa, 5 Oktober 2021 | 19:00 WIB

Mau buka rekening efek? Yuk simak caranya!

Selasa, 5 Oktober 2021 | 16:00 WIB

Tips dalam memilih sekuritas

Selasa, 5 Oktober 2021 | 15:30 WIB

Menjadi konsumen sekaligus pemilik bisnis

Selasa, 5 Oktober 2021 | 13:00 WIB

Kriteria saham undervalue

Selasa, 5 Oktober 2021 | 12:00 WIB

Saham “supermarket”

Selasa, 5 Oktober 2021 | 11:00 WIB

Pasar modal emang legal?

Selasa, 5 Oktober 2021 | 10:00 WIB

Mengenal arti buy back saham

Selasa, 5 Oktober 2021 | 07:00 WIB

Cara mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)

Senin, 4 Oktober 2021 | 20:00 WIB

Terpopuler

X