Jadi ini sebabnya gaji kamu kecil dan nggak naik-naik!

Ketika seseorang sudah mulai selesai menempuh study-nya pasti ia akan mencari pengalaman lain di luar itu agar mendapatkan pengalaman baru. Kerja misalnya. Nah, kesalahan orang-orang yang baru ingin mulai kerja, pastinya ingin mendapatkan pekerjaan yang enak dengan gaji yang besar. Namun faktanya dunia kerja tak semudah itu. Bahkan karyawan lama saja mau naik gajipun kadang aja susah. Udah bertahun-tahun bekerja di situ. Namun jabatan masih itu-itu aja. Mau keluar kerja, namun bingung nanti kerja di mana. Apalagi kita yang notabenenya masih pegawai baru. Lalu, sebenarnya hal apa sih yang menyebabkan gaji kita kecil dan nggak naik-naik? Padahal udah jadi pegawai lama! Ada berbagai kemungkinan yang menyebabkan gaji kita nggak naik-naik, yuk simak!

Skill masih kurang

Nah biasanya ini terjadi pada pegawai lama atau para fresh graduate yang baru mulai masuk dunia kerja, karena biasanya atasan pasti akan memberikan gaji karyawan sesuai dengan kemampuannya. Hal ini dapat dinilai dari pengalaman, networking, dan soft skill lain yang dimiliki. Misal kemampuannya untuk bernegosiasi maupun berkomunikasi yang baik, dan yang paling utama adalah etos kerjanya. Jika kita memang belum memiliki skill-skill di atas, maka otomatis kita akan digaji lebih rendah. Sehingga kita butuh memperbaiki diri dan mengasah skill-skill tersebut.

Agar kita bisa memperbaiki kinerjamu lagi, maka kita bisa mengkomunikasikan lagi dengan atasan, apa yang ingin ia harapkan dari kita. Lalu kita bisa mengasah soft skill misalnya komunikasi, leadership, etos kerja, critical thinking, selain itu kita juga bisa meng-upgrade skill yang dapat menunjang profesi kita.

Tidak banyak yang butuhin

Salah satu penyebab kenapa gaji kita kecil, kita bisa melihat bagaimana mana Hukum Supply Demand, jika profesi yang sama seperti kita banyak, namun yang butuhin cuma sedikit, maka kita akan dibayar kurang dari yang lainnya, bahkan bisa jadi lebih rendah. Nah, hal ini bisa kita antisipasi kok. Caranya buat diri kita beda dari yang lain, dan tawarkan kepada klien atau atasan mengenai kemampuan tambahan yang kita miliki. Kita juga harus meyakinkan atasan bahwa kita memang benar-benar bisa dan mampu untuk hal ini.   

Punya atasan yang emang nggak adil

Jika soft skill kita oke, kinerja kita bagus, profesi juga memiliki daya tarik tersendiri, namun gajinya tetap saja tak sesuai dengan kemampuan, itu artinya kesalahan ada pada atasan kita. Kemungkinan besar tempat kerja kita menganut sistem hierarki, yaitu semakin tinggi jabatan, maka gajinya juga semakin besar, begitupun sebaliknya tanpa memperdulikan skill dan performa yang kita miliki. Nah jika kita memiliki atasan seperti ini, kita bisa cek berapa sih gaji pasaran jabatan kita ini. Setelah kita tahu, maka kita bisa diskusikan dengan atasan kita. Kalau gaji pasarannya segini tapi gaji kita kok nggak sesuai. Nah, jika hal ini tetap tidak digubris atasan. Maka kita bisa mencari tempat kerja lain.

Untuk ulasan hal inspiratif lainnya, silahkan follow Bisnika (TCT)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button