Jangan galau bisnis tidak berkembang, 3 hal ini bisa jadi solusinya

Bisnis akan melalui beberapa tahapan. Tahap pembentukan ide, awal bisnis, pertumbuhan, tahapan puncak, hingga tahap penurunan omset. Tapi, bagaimana setelah memulai bisnis kita dihadapkan dalam kondisi bisnis yang tidak berkembang? Adakah cara cara mengatasi bisnis tidak berkembang?

Bisnis tidak bisa diibaratkan seperti rumus matematika. Tidak ada rumus yang tepat dengan jawaban yang sama persis untuk satu solusi yang serupa. Begitu pula tentang cara mengatasi bisnis yang tidak berkembang.

Namun, dalam bisnis ada trik yang dilakukan oleh pebisnis untuk menghasilkan sesuatu yang diharapkan guna dapat memperbaiki keadaan. Meskipun hasil dari solusi yang ditetapkan tidak bisa sama dalam setiap pengaplikasiannya, bukan kah lebih baik mencoba daripada tidak sama sekali?

Langsung saja, yuk simak cara mengatasi bisnis yang tidak berkembang versi bisnika.com!

Mendengarkan masukan dari para pelanggan

cara mengatasi bisnis yang tidak berkembang
Bisnis tidak berkembang. Foto: Pinterest

Ketika bisnis stagnan mungkin ada yang salah dalam bisnismu. Entah itu produk, pelayanan, pelanggan, atau bahkan ada halangan dari kompetitor. Yang kamu butuhkan dalam tahap ini adalah mendengar. Ya, mendengar masukan dari para pelanggan.

Sejatinya bisnis diciptakan untuk memberikan kepuasan orang lain. Bagaimana bisnismu bisa memberikan kepuasan kepada pelanggan menjadi tolok ukur perkembangannya.

Dengarkan apa yang mereka butuhkan. Apakah produk membosankan, kurang variasi, harga terlalu mahal, atau ada masalah yang membuat mereka enggan melakukan repeat order. Atau, bahkan mereka menemukan kompetitor yang sekiranya lebih baik dibanding kamu?

Menciptakan produk atau layanan jasa yang lebih baik

Evaluasi bisnis. Foto: Pinterest

Setelah mendengar, langkah selanjutnya adalah action. Jika masalah yang kamu alami terdapat pada produk, itu artinya kamu perlu menciptakan produk yang lebih bervariatif, agar para pelanggan tidak bosan.

Apabila masalahnya pada harga, mungkin kamu bisa menawarkan variasi harga yang lebih baik untuk memberikan pilihan pada konsumen sesuai budget yang dimilikinya.

Jika masalahnya pada pelayanan, tentu saja kamu perlu meningkatkan standar pelayanan dan melakukan edukasi lebih baik kepada karyawan.

Memanfaatkan peluang

Terkadang penyebab bisnis stagnan adalah kamu yang tidak peka dengan peluang. Padahal, pebisnis perlu memanfaatkan setiap peluang yang ada.

Misalnya di musim pandemi, sebagai pebisnis retail tentu saja kamu harus lebih banyak mengambil stok obat, barang-barang kebersihan, sabun, sanitizer, hingga desinfektan. Jangan lupa dengan masker, dan variasi produknya.

Menambah pengalaman dari kegagalan

Setelah mengevaluasi bisnis, mengambil tindakan, dan lebih peka terhadap peluang, apa yang terjadi dengan bisnismu saat ini? Apakah lebih baik, masih stagnan, atau semakin terpuruk? Dari masalah sebelumnya seharusnya pebisnis dapat belajar dari pengalaman. Setidaknya agar kegagalan tidak kembali terulang.

Untuk tips bisnis inspiratif lainnya, silahkan follow  Bisnika. (TCT)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button