Kabar Nasida Ria di tengah 4.0

Grup qosidah Nasida Ria yang sudah popular sejak lama menjadi lagu kesayangan generasi lama seperti bapak ibu saat ini. Uniknya, grup qosidah yang berisi ibu-ibu ternyata tidak hanya idaman generasi lama tetapi juga disukai generasi muda dari kalangan remaja-remaja. Di era 4.0 grup qosidah dengan lagu-lagu islami ini tengah dihadapkan dengan tantangan yang luar biasa di industri musik di Indonesia. Era digital membuat mereka harus banyak beraadaptasi agar eksistensi Nasida Ria tidak hilang ditelan lagu-lagu barat kekinian.

Kelompok qosidah yang menyanyikan lagu-lagu dengan niat dakwah ini sangat bertalenta. Lagu yang mencirikhaskan qosidah ini terkenal dengan judul “perdamaian”. Nasida Ria populer sejak 80-an. Terkenal di tahun 1975 hingga 1990-an.

Nasida dulu sering tampil dari panggung ke panggung dan juga membuat video di kaset atau produksi CD. Dari sembilan generasi pertama grup Nasida, hanya Rien Djamin yang masih bertahan hingga saat ini.

Semua anggotanya perempuan semua membuat grup ini memiliki ciri khas.

Cara grup Nasida Ria beradaptasi

Perkembangan zaman menuntut grup ini melakukan inovasi.

Grup Nasida mempromosikan kembali lagu-lagu Nasida Ria baik yang lama ataupun yang baru melalui media online seperti youtube dengan live perform dan sejenisnya. Selain itu mereka juga main di digital store hingga saat ini ada sekitar 25 digital store untuk mendistribusikan lagu-lagunya.

Sejak 2013, mereka mulai mengandalkan media sosial untuk promosi lagu. Cara di atas adalah jalan yang mereka tempuh untuk mengangkat kembali eksistensi Nasida Ria dan lagu-lagunya serta ciri khasnya.

Sampai saat ini, Nasida grup di generasi ke lima. Pemainnya dituntut memiliki 3 kemampuan sekaligus mulai dari vocal, dan memainkan alat musik minimal 2 jenis.

Hal tersebut bertujuan agar personilnya bisa bergantian job.

Uniknya lagi, untuk regenerasi berikutnya manajemen memiliki cara unik. Mereka mengajarkan anak-anak SD dan SMP dari nol. Ketika mereka sudah berkembang maka mereka bisa mulai show up namun bertahap. Mulai menjadi tamu, hingga menjadi personil yang ikut bermin langsung.

Untuk ulasan hal inspiratif lainnya, silahkan follow Bisnika (TCT)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button