KB Bukopin terbitkan obligasi Rp 2 triliun sebagai langkah ekspansi bisnis

Dikutip dari laman Liputan6.com, salah satu perusahaan perbankan besar di Indonesia KB Bukopin terbitkan obligasi Rp 2 triliun. Yakni obigasi berkelanjutan I dan obligasi subordinasi berkelanjutan III.

Adapun jumlah pokok obligasi yang diterbitkan kali ini adalah sebesar Rp 1 triliun. Yang mana untuk Obligasi Subordinasi Seri A dikeluarkan sebesar Rp 315 miliar. Sedangkan untuk Obligasi Subordinasi Seri B dikeluarkan sebesar Rp 685 miliar. Jadi, total hasil penghimpunan dana dalam langkah kali ini ditargetkan mencapai Rp 2 triliun.

Sebelumnya diinformasikan bahwa dua jenis obligasi ini pertama kali diterbitkan oleh Perseroan. Tepatnya semenjak pihak KB Kookmin Bank berhasil masuk dalam perseroan sebagai Pemegang Saham Pengendali. Terakhir kali perseroan menerbitkan obligasi ini adalah Obligasi pada tahun 2017 silam.

Langkah KB Bukopin untuk terbitkan obligasi Rp 2 triliun ini merupakan strategi Perseroan untuk melakukan ekspansi bisnis dalam waktu dekat. Menurut Chang Su Choi, President Director KB Bukopin dalam keterangan tertulisnya kepada Liputan6.com pada Jumat (10/9/2021), dana yang dihimpun dari penjualan obligasi ini akan digunakan untuk mendongkrak rasio CAR. Sekaligus juga digunakan untuk bekal dalam melakukan ekspansi bisnis yang akan dilakukan Perseroan dalam waktu dekat.

Tingkat kupon kompetitif

KB Bukopin . Foto: Pinterest

Penerbitan jenis obigasi berkelanjutan I dan obligasi subordinasi berkelanjutan III oleh PT Bank KB Bukopin Tbk (Perseroan) menawarkan tingkat kupon kompetitif yang mampu menarik perhatian investor.

Adapun tingkat suku bunga kupon yang diberikan untuk kedua obligasi ini beragam. Tingkat suku bunga untuk obligasi Subordinasi seri A adalah sebesar 6,25 persen . sedangkan Obligasi Subordinasi seri B mendapatkan bunga yang lebih besar, yakni 8,90 persen.

Jumlah pesanan obligasi

Ternyata penerbitan surat utang yang dikeluarkan Perseroan cukup menarik perhatian investor. Saat ini jumlah pesanan terhadap obligasi yang dikeluarkan sudah mencapai nominal yang melebihi ekspektasi dari alokasi penerbitan.

Yakni dengan total jumlah pesanan obligasi yang mencapai Rp1,413 trilun. Dengan jumlah Rp357,5 milar untuk pesanan Obligasi Subordinasi Seri A, dan Rp734,5 miliar untuk pesanan Obligasi Subordinasi Seri B.

Jumlah pesanan yang cukup besar menunjukkan antusiasme calon investor terhadap kredibilitas Perseroan. Utamanya dalam hal memberikan investment value. Sebagaimana yang disampaikan oleh Director Of Finance, Seng Hyup Shin.

Ia menyampaikan bahwa penyebab pesanan obligasi cukup membludak akibat kupon imbal hasil yang cukup kompetitif. Selain itu, saat ini pihak perseroan juga memiliki peringkat yang sangat baik yang didapatkannya dari lembaga pemeringkat Fitch Indonesia dan Pefindo.

Untuk ulasan hal inspiratif lainnya, silahkan follow Bisnika (TCT)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button