Mobil Esemka langka, antusias masyarakat jadi tinggi

Perusahaan yang memproduksi mobil nasional buatan siswa SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) di Solo Jawa Tengah, PT Solo Manufaktur Kreasi atau Esemka ini kembali menjadi bahan perbincangan masyarakat seputar bisnis mobil. Pihaknya pernah membuat heboh publik akibat banyaknya permintaan dari influencer otomatif yang ingin mengulas produk mobil Esemka sebagai temuan terbaru. Sangat disayangkan, produksi mobil menurun dan terhenti di pabriknya Boyolali Jawa Tengah. Hal ini akibat pandemi Covid-19 sehingga pasokan mobil pun mengalami kelangkaan stok.

Kisah mobil Esemka

Karena kelangkaan inilah banyak masyarakat yang berantusias mengulas produk mobil Esemka. Mobil ini masih jarang melintasi jalanan pada umumnya. Jika seseorang mampu mengulas produknya dan memiliki produk yang terbilang langka, maka hal ini menjadi salah satu capaian yang memuaskan bagi para penghobi dan penggemar tren mobil. Karena inilah kemudian menjadi fenomena antusiasme masyarakat terhadap kendaraan roda empat produsen Esemka.

Produksi mobil. Foto : unsplash

Fenomena tersebut tengah memperpanjang kisah produsen mobil nasional ini. Mobil ini juga sempat dipopulerkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo. Beliau pada saat itu menjabat sebagai Wali Kota Solo pada periode tahun 2005 sampai 2012.

Pada saat peluncuran produk tahun 2019, Esemka dirundung isu produk Bima yang dicurigai merupakan kendaraan roda empat rebranding dari China. Produk itu yang bernama Changan Star Truck.

Untuk menanggapi isu tersebut, Pemerintah pun mengklarifikasinya bahwa produk Bima memiliki Tingkat Kandungan Lokal Dalam Negeri (TKDN) sebesar 60%.

Walaupun dirundung isu-isu demikian, Esemka tetap mampu menjual kurang lebih 300 unit mobil Bima. Bahkan Esemka juga menjualnya ke Prabowo Subianto dan instansi negara TNI Angkatan Udara Indonesia dengan borongan, dimana tujuan pemborongan tersebut adalah untuk digunakankan sebagai keperluan operasional.

Bagaimana dengan nilai investasi yang digelontorkan untuk pabrik ini ?

Nilai investasi mobil PT Solo Manufaktur Kreasi

Pabrik ini memiliki nilai investasi sebesar 600 Miliar. Produksi dari pabrik mencapai kapasitas 18 ribu unit setiap tahun. Ini berarti dalam sebulan mencapai 1500 unit mobil dan seharinya ada 50 unit.

Dari nilai investasi itulah Esemka merakit mobil termasuk Bima 1.2 dan Bima 1.3 yang dilengkapi dengan mesin kendaraan niaga ringan di mana kekuatannya mencapai 1200 cc dan 1300 cc.

Mobil nasional yang dibuat siswa SMK memiliki pasar segmentasi tersendiri, salah satunya adalah Badan Usaha Milik Desa di Boyolali, Jawa Tengah dan juga daerah lainnya, serta UMKM yang berminat menjadikan mobil Esemka ini sebagai kendaraan operasionalnya.

Untuk tips bisnis inspiratif lainnya, silahkan follow Bisnika. (TCT)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button