Kelebihan dan kekurangan energi terbaharukan sebagai sumber energi

Penggunaan energi terbaharukan memang ramah lingkungan sehingga mengurangi pencemaran dan membantu menjaga kelangsungan bumi. Tapi sebelum menggunakannya sebagai sumber energi, sebaiknya kita mengetahui kelebihan dan kekurangan energi terbaharukan. Simak ulasan lengkapnya dalam artikel berikut!

Apa saja kelebihan dan kekurangan energi terbaharukan?

Ramah lingkungan

Penggunaan energi terbaharukan relatif lebih ramah lingkungan jauh dibandingkan dengan energi batubara. Penambangan batu bara seperti yang terjadi di Indonesia akan menyebabkan kerusakan tanah dan berkurangnya energi fosil ini.

Terlebih jumlah sumber energi fosil sangat terbatas, bisa habis, dan untuk pembentukan kembali dibutuhkan waktu yang cukup lama.

Dengan memanfaatkan energi terbaharukan dari angin dan surya, kita bisa mengoptimalkan penggunaan energi. Utamanya pada musim panas dimana energi angin dan surya yang dihasilkan bisa dalam jumlah yang cukup besar.

Menguntungkan operator listrik

Kelebihan penggunaan energi terbaharukan adalah operator listrik yang sangat diuntungkan. Dengan menggunakan energi terbaharukan tenaga listrik bisa diperjualbelikan dengan harga yang relatif lebih murah.

Untuk mendapatkan kapasitas 12 MegaWatt, waktu yang dibutuhkan relatif sangat singkat. Yakni tidak sampai satu jam. Energi yang dihasilkan juga dapat dapat dialirkan ke dalam grid dalam kurun waktu yang singkat, tanpa pembuangan energi.

Sedikit penurunan sistem bisa berakibat fatal

Kekurangan dari penggunaan energi ini adalah terjadinya penurunan sistem. Bahkan dari frekuensi sistem 50 hertz ke 47 hertz pun dapat menyebabkan ketidakstabilan yang bisa berujung pada pemadaman listrik.

Biasanya hal ini terjadi saat periode hembusan angin relatif lemah atau langit yang mendung di masa musim dingin.

Sehingga tidak banyak daya yang bisa dihasilkan oleh pembangkit listrik dari energi angin dan surya. Padahal, dalam masa-masa ini kebutuhan energi listrik akan tetap tinggi.

Untuk mengatasi hal ini diperlukan fasilitas penyimpanan energi berkapasitas tinggi yang bisa menyimpan daya saat energi yang dihasilkan besar pada musim panas.

Penggunaan baterai dari mobil listrik Tesla bisa menjadi solusi

Kelebihan dan kekurangan energi terbaharukan
Penyimpanan energi melalui baterai. Foto: Pinterest

Perusahaan pengelola limbah Remondis di Jerman berusaha mencari solusi agar tidak terjadi penurunan frekuensi energi di musim dingin. Akhirnya perusahaan ini membangun fasilitas penyimpanan baterai yang didapatkan dari aki mobil bekas. Kapasitas yang dihasilkan adalah 13 Megawatt-jam yang berasal dari aki mobil bekas.

Setelah itu mereka penggunakan fasilitas penyimpanan baterai yang didapatkan dari baterai mobil listrik Tesla. Dengan menggunakan media penyimpanan energi baterai bekas mobil listrik mereka bisa memperpanjang masa pakai hingga 10 tahun.

Untuk tips bisnis inspiratif lainnya, silahkan follow Bisnika. (TCT)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button