Kenali karakter komunikasi agar menjadi efektif dalam berbisnis

Komunikasi memegang peranan penting dalam berbisnis. Apakah itu dalam bentuk presentasi, negosiasi, maupun persuasi.
Langkah paling awal sebelum melakukan komunikasi agar efektif adalah persiapan. Persiapan tersebut dapat berubah pemahaman latar belakang lawan bicara, maupun data-data pendukung lainnya.
Salah satu persiapan yang penting adalah mengenali karakter komunikasi klien yang akan kita ada berinteraksi.
Karakter ini erat hubungannya dengan tipe kepribadian seseorang. Sebagai contoh misalnya seorang yang pendiam, pemikir, akan lebih mudah diajak berkomunikasi apabila komunikasinya berdasarkan atas fakta, data, dan seperlunya saja.

Karakter komunikasi untuk mudah berinteraksi atau tidak

Komunikasi. Foto: unsplash

Berdasarkan tipe kepribadian seseorang, kita dapat dikelompokkan menjadi orang yang mudah untuk bersosialisasi atau tidak. Istilahnya adalah seseorang itu bertipe introvert atau ekstrovert.

Tidak ada yang salah dalam tipe kepribadian ini. Masing-masing memiliki kekurangan dan kelebihannya.

Fungsi kita mengetahui apakah kita dan orang lain itu tipe introvert atau ekstrovert, adalah untuk memudahkan cara berkomunikasi yang pastinya akan lebih nyaman bagi lawan bicara.

Introvert

Seorang yang bertipe introvert, biasanya lebih suka bekerja sendiri atau bekerja dalam kelompok kecil saja.
Biasanya mereka menyukai bekerja dengan seksama, teliti, dan relatif berhati-hati.
Orang bertipe introvert rata-rata lebih menyukai mengerjakan 1 pekerjaan pada suatu waktu. Mereka lebih suka bekerja dengan fokus.

Ekstrovert

Orang yang berkarakter ekstrovert, biasanya menyukai untuk bersosialisasi, hangat dalam berkomunikasi. Pencitraan sangatlah penting bagi mereka. Biasanya mereka suka bekerja dengan banyak orang, bekerja dengan cepat, dan mengerjakan beberapa hal sekaligus secara bersamaan.
Mereka yang ekstrovert biasanya bagus dalam menjalankan multitasking.

Mana yang lebih baik orang introvert atau ekstrovert?

Maka apabila kita termasuk dalam orang introvert, biasanya kita kurang suka jika harus berkomunikasi di depan orang banyak. Kita juga mengalami kesulitan jika harus bermanuver dalam berkomunikasi.

Sementara untuk orang ekstrovert biasanya perlu lebih teliti, atau meminta bantuan orang lain untuk meneliti hasil pekerjaannya sebelum di launching.

Sebetulnya hanya sedikit orang yang ekstrem introvert atau ekstrovert, rata-rata hanya berupa cenderung introvert atau cenderung ekstrovert. Sehingga masih relatif muda untuk bergeser ke lawan tipe karakternya apabila situasi memerlukan.

Lalu Bagaimana jika karakter kita termasuk dalam yang ekstrem? Bisa berupa ekstrem introvert atau ekstrem ekstrovert?
Jika demikian halnya, akan lebih baik apabila kita bisa berkolaborasi atau bekerja tim dengan orang lain yang memiliki karakter kebalikan kita namun bukan yang ekstrem, guna mengimbangi, atau bisa menjadi jembatan.

Jadi untuk berbisnis karakter manakah yang lebih baik? Keduanya sama baiknya dan juga sama-sama memiliki kekurangan. Yang paling penting adalah bagaimana memanfaatkan sisi baiknya, dan berusaha menutupi kekurangannya.

Untuk ulasan hal inspiratif lainnya, silahkan follow Bisnika (TCT)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button