Keuntungan investasi, dan strategi untuk memulainya di tahun 2021

Uang. Foto: Unsplash

Masa pandemi sejak akhir tahun 2019 membuat banyak perekonomian mulai mengalami penurunan. Kerugian dialami oleh beberapa usahawan, bahkan para karyawan juga diberhentikan. Efek dari Covid-19 semakin terasa hingga di penghujung tahun 2020. Namun, isu-isu vaksin telah ditemukan mulai tersebar. Harapan mulai muncul di tengah rasa panik. Masyarakat berharap bahwa dengan adanya vaksin, semua dapat kembali normal. Untuk mengatasi berbagai kemungkinan, orang-orang tetap bekerja dengan berbagai cara dan memulihkan kondisi keuangan mereka. Banyak bisnis dan usaha yang mengalami kerugian besar hingga mati total dan Anda perlu baca tentang artikel keuntungan investasi ini .

Alasan Lebih Baik Berinvestasi

Jika dicari, masih ada jalan untuk tetap berbisnis di masa pandemi ini, yaitu melalui investasi. Ada banyak jenis investasi berdasarkan kebutuhan, yaitu properti, saham, reksa dana, forex, dan deposito.
Jenis-jenis investasi dapat disesuaikan dengan modal atau keadaan finansial seseorang, oleh karena itu dinilai cukup fleksibel.

Investasi yang Direkomendasikan untuk Tahun Depan

Strategi berinvestasi pada tahun 2021 diungkapkan oleh Bank Commonwealth agar investasi tetap optimal.

Reksa dana Saham

Reksa dana saham merupakan salah satu investasi yang pas untuk tahun mendatang. Adanya keuntungan dengan dana yang dikelola oleh ahlinya secara transparan dan dijamin keamanannya, yaitu berupa manager investasi yang dapat memberikan pelayanan pemilihan portofolio.
Di samping itu, manager investasi melakukan pendekatan portofolio sehingga dapat memberikan investor keuntungan berupa verifikasi.
Melakukan investasi jenis reksa dana saham memiliki beberapa kelebihan lain, seperti tidak memerlukan modal yang besar. Maka dari itu, jenis investasi ini cocok bagi pemula, karena dapat belajar berinvestasi dengan modal kecil serta risiko rendah pula.

Obligasi

Investasi terhadap obligasi tetap terdiversifikasi dengan baik, dan mampu mengurangi risiko. Pergerakan harga obligasi diperkirakan akan berbanding terbalik dengan tingkat suku bunga.
Penurunan suku bunga memberi dampak positif untuk harga obligasi. Ivan Jaya memperkuatnya dengan argumen bahwa kemungkinan tahun depan harga obligasi memiliki potensi yang lebih tinggi.
Obligasi menjadi pilihan yang tepat untuk investor yang menginginkan short term tenor karena memiliki fluktuasi harga yang minimum.

Reksa dana Pendapatan Tetap

Keuntungan berinvestasi melalui reksa dana adalah fitur pengalihan ke kelas aset saham yang dapat dilakukan di hari yang sama, namun tetap pada reksa dana tertentu. Kesadaran masyarakat dalam berinvestasi semakin tinggi, ditunjukkan dengan adanya penambahan investor hingga 48% per 10 Desember 2020.

Ingin tahu tips-tips sekitar investasi? Yuk terus ikuti Hops.id.

Baca juga : Mulai bisnis Startup sendiri di 2021, ini 5 langkah yang harus kamu ketahui

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button