Membayar dengan jasa exposure, sesuai nggak sih untuk pelaku bisnis?

Jasa exposure yang diberikan oleh influencer saat ini memiliki peran sangat besar dalam rangka meningkatkan kepopuleran bisnis di kalangan masyarakat. Promosi oleh influencer bertujuan agar usahanya lebih dikenal dan menarik minat bagi masyarakat untuk membeli produk dan jasa miliknya. Namun Bagaimanakah fenomena influencer membayar dengan jasa exposure?

Jasa exposure yang diberikan oleh influencer maupun artis membutuhkan bayaran yang setimpal. Masing-masing influencer dan artis memiliki rate harga tersendiri, disesuaikan dengan ketenaran dan impact yang ditimbulkan pasca endors dilakukan. Biasanya pelaku bisnis membutuhkan biaya antara ratusan ribu hingga puluhan juta. Bahkan bisa ratusan juta dan Milyaran untuk artis ternama berbayaran tinggi.

Fenomena influencer membayar dengan jasa exposure

Jasa exposure. Foto: Unsplash

Umumnya, influencer yang memenuhi kriteria tertentu akan ditawari kerjasama oleh pelaku bisnis untuk mempromosikan bisnis miliknya. Belakangan ini bukan hanya brand-brand ternama saja yang menggunakan jasa exposure, namun meluas ke berbagai bisnis UKM yang ada di masyarakat.

Tidak kehilangan akal, di tengah persaingan antar influencer yang semakin ketat saat ini banyak pula influencer yang justru menawarkan diri kepada pemilik usaha untuk menggunakan jasa endors atau exposurenya. Bukan hanya dengan pembayaran menggunakan uang, tidak sedikit juga Influencer yang  menawarkan penggunaan jasa ‘exposure’ sebagai  timbal balik atas produk atau jasa yang dinikmati.

Sederhananya, mereka dengan sukarela menawarkan pelaku bisnis untuk membayar dengan jasa exposure. Di satu sisi, pelaku bisnis diuntungkan dengan mendapatkan exposure dan kepopuleran lewat influencer. Disisi lain, influencer juga diuntungkan karena bisa menikmati produk atau jasa tertentu dan hanya membayar dengan jasa exposure.

Namun benar kah fenomena seperti ini? Apakah etis bagi influencer untuk membayar dengan jasa exposure? Apakah setimpal bagi pelaku bisnis menukar produk dan jasanya dengan jasa exposure yang diberikan?

Membayar dengan jasa exposure kurang mendapatkan sambutan hangat

Pada umumnya, pelaku bisnis memang akan sangat membutuhkan exposure yang diberikan oleh influencer. Namun tentu saja untuk memutuskan menggunakan exposure atau tidak, pelaku bisnis membutuhkan berbagai pertimbangan. Mulai dari produk atau jasa yang mana yang harus dipromosikan, skrip dan promosi seperti apa yang dibutuhkan, influencer yang mana yang tepat, bagaimana karakter followersnya, dan impact dari exposure oleh beberapa bisnis yang telah menggunakan jasanya.

Namun pelaku bisnis menganggap bahwa untuk membayar atau menukar jasa exposure dengan fasilitas barang atau jasa di bisnisnya tanpa permintaan atau perjanjian di awal kurang menguntungkan.

Pertama, tentu saja karena untuk melakukan endors mereka harus mempersiapkan secara matang mulai dari bahan, keadaan, dan kondisi. Tidak secara mendadak sebagaimana yang diinginkan. Kedua, pelaku bisnis juga belum melakukan studi mendalam tentang cocok tidaknya karakter followers influencer tersebut dengan target market yang dituju. Ketiga, terkadang penyampaian yang dilakukan dari pihak Influencer dianggap kurang etis dan beretika.

Untuk ulasan hal inspiratif lainnya, silahkan follow Bisnika (TCT)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button