Memulai usaha sebagai desain grafis, apa yang harus dilakukan?

Memiliki bakat di bidang IT dan desain adalah poin plus di masa seperti ini. Terlebih di masa pandemi dimana peluang kerja dan lowongan kerja akan semakin menipis. Bagi kamu yang memiliki bakat di bidang IT dan berminat untuk memulai usaha sebagai desain grafis, bisa lho mulai memikirkannya.

Memulai usaha sebagai desain grafis memang tidak mudah. Terlebih desain grafis selama ini dianggap sebagai hal yang remeh dan jasa yang dianggap tidak terlalu penting. Padahal, desain grafis, ilmu yang sangat berharga dan setiap goresannya memiliki nilai.

Dibandingkan bekerja sebagai seorang desainer grafis, akan lebih menguntungkan bagimu jika membuka bisnis sendiri sebagai desain grafis. Karena keuntungan yang kamu dapatkan akan lebih besar dan ada banyak peluang yang bisa kamu jajal. Berikut adalah beberapa hal yang harus kamu perhatikan saat ingin memulai usaha sebagai desain grafis.

Menentukan jenis jasa yang kamu tawarkan

Memulai usaha sebagai desain grafis
Jasa desain logo. Foto: Pinterest

Seorang ahli desain grafis harus memfokuskan jenis jasanya jika ingin membuka usaha. Tujuannya adalah agar tidak melebar, dan lebih mudah memfokuskan diri pada jenis jasa yang ditawarkan.

Ada beberapa pilihan jasa desain grafis yang bisa kamu ambil. Misalnya untuk branding, jasa cetak dan pengemasan, periklanan dan videografi, hingga untuk desain web. Pastikan memilih jasa desain dengan peluang paling banyak. Dan sesuaikan dengan kemampuan yang kamu miliki.

Menentukan bentuk, target, dan teknik bisnis yang digunakan

Setelah menentukan jenis jasa yang akan kamu tawarkan, penting bagimu untuk menentukan bentuk, target, dan teknik bisnis yang digunakan. Misalnya, kamu akan menjalankan bersama teman atau mengelolanya sendiri.

Penentuan target bisnis juga akan sangat mempengaruhi perkembangan bisnismu ke depannya. Karena itu lah jasa yang kamu tawarkan harus kamu sesuaikan dengan target yang akan kamu bidik.

Setelah mengetahui bentuk bisnis dan target bisnis, teknik yang kamu gunakan akan cukup berpengaruh. Biasanya untuk small bussiness tekniknya akan lebih sederhana sehingga tidak membutuhkan banyak modal. Ketika sudah cukup berkembang, kamu bisa menyesuaikan teknik dengan yang paling modern.

Melakukan riset harga

Harga yang bisa dipatok untuk sebuah desain grafis sebenarnya tidak ada tolok ukurnya. Jasa lebih bersifat tentang kepuasan seseorang terhadap apa yang kamu berikan. Jadi, untuk harga desain grafis biasanya lebih diukur dengan tingkat keahlian, keprofesionalan, dan jam terbang.

Untuk pemula, kamu bisa membandingkan harga dengan seorang desain grafis yang belum ternama. Kamu bisa melihat hasil karya hingga tarifnya sebagai bahan pertimbangan hargamu nantinya. Baru setelah jam terbang mulai tinggi dan keahlianmu semakin berkembang kamu bisa menaikkan harga secara bertahap.

Untuk ulasan hal inspiratif lainnya, silahkan follow Bisnika (TCT)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button