Mengenal istilah merger, akuisisi, dan right issue

Merger dan akuisisi merupakan jenis aksi korporasi. Kedua aksi korporasi terebut merupakan sebuah mekanisme penggabungan atau pengambilalihan sebuah kepemilikan perusahaan, organisasi bisnis ataupun unit operasi. Aksi korporasi merger dan akuisisi memungkinkan perusahaan untuk semakin bertumbuh ataupun bahkan mengubah lini bisnis mereka

Mengenal istilah merger, akuisisi, dan right issue. Apa saja itu? Merger dan akusisi merupakan jenis aksi korporasi. Kedua aksi korporasi terebut merupakan sebuah mekanisme untuk bertumbuh atau ubah lini bisnis

Merger, akusisi, dan right issue (RI)

Merger dan tujuan merger. Foto; Pinterest

Merger merupakan penggabungan atau peleburan dua entitas perusahaan menjadi satu kesatuan. Sedangkan akuisisi terjadi ketika satu entitas mengambil kepemilikan saham dan kepentingan ekuitas entitas lainnya. Tentunya kedua CEO perusahaan sudah saling setuju bahwa penggabungan tersebut dilakukan demi kepentingan bersama dari kedua pihak.

Akusisi atau pengambilalihan bisa diartikan sebagai pembelian suatu bisnis atau perusahaan oleh perusahaan lain. Pengambilalihan tersebut melalui pembelian saham atau aset perusahaan, bisa dengan pembelian penuh 100 persen atau hampir 100 peren. Beberapa emiten mengandalkan akuisisi sebagai strategi dalam meningkatkan dan menciptakan sebuah nilai untuk perusahaan.

Setiap akuisisi, ada yang berhasil dan ada yang mengalami kegagalan. Keberhasilan sebuah akusisi bergantung pada kinerja perusahaan pasca akuisisi. Akusisi biasanya dilakukan oleh perusahaan atau emiten yang sudah besar dalam kategori kapitalisasi pasar. Sebuah perusahaan yang lebih kecil akan memperoleh kontrol manajemen sepenuhnya dari perusahaan yang lebih besar dan/atau yang lebih mature.

Pengertian Right Issue

Right issue (RI) merupakan salah satu aksi korporasi yang sering dilakukan oleh beberapa emiten. Right issue sendiri merupakan penawaran atas pembelian suatu saham baru kepada para pemegang saham lama. Nama lain Right issue juga biasa dikenal dengan istilah Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terutama seorang investor terkait right issue pada sebuah perusahaan, seperti harga per saham baru, jumlah saham baru yang akan dijual, tujuan melakukan right issue, tanggal pelaksanaan right issue, dan rasio right issue. Right issue sering disebut sebagai sentimen positif yang akan mampu meningkatkan kenaikan harga saham.

Jika sebuah harga right berada di bawah harga saham saat ini, maka ada kecenderungan investor lama lebih tertarik untuk membeli atau menebus rightnya. Hal ini dikarenakan investor lama akan mendapatkan hak istimewa berupa harga sahamyang terbilang sangat murah dibandingkan harga saham sebelum dilakukan right issue (harga sebelumnya). Disisi lain, aksi korporasi right issue juga dapat menyebabkan kondisi market lebih fluktuatif karena ramai diperdagangkan di pasar.  

Perlu diperhatikan dalam menebus right issue yaitu fundamental dan kinerja sebuah perusahaan. Hal ini agar kamu terhindar dari kerugian saham yang kamu beli.

Untuk ulasan hal inspiratif lainnya, silahkan follow Bisnika (TCT)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button