Mengenal tentang uptrend dan downtrend pada saham

Kemampuan untuk mengindentifikasi suatu trend merupakan salah satu faktor kunci dalam analisa teknikal. Trend merupakan salah satu dari tiga butir pemikiran dasar di dalam analisa teknikal yaitu Prices move in trends atau kecenderungan arah pergerakan harga pada suatu pasar. Adapun beberapa jenis trend meliputi uptrend dan downtrend.

Uptrend dan downtrend

investasi saham
investasi saham from instagram

Harga saham di pasar modal selalu mengalami fluktuasi, dan dasar (bottom) yang dapat memberikan acuan dalam menentukan kecenderungan arah harga market. Pada sebuah pola uptrend, puncak maupun dasar yang terbentuk semakin lama semakin tinggi. Sedangkan pada pola downtrend, puncak dan dasar yang terbentuk semakin lama semakin rendah.

Adapun beberapa hal yang perlu diketahui dalam menganalisa sebuah saham yang sedang uptrend maupun downtrend yaitu Garis Trend. Garis trend merupakan garis yang berfungsi sebagai panduan untuk menunjukkan arah trend. Trendline terbentuk dari garis yang menghubungkan titik – titik tertentu pada riwayat pergerakan harga di dalam sebuah chart.

Trend menurut Dow Theory

Dow Theory mengatakan bahwa trend tersebut terbagi menjadi tiga bagian yang lebih spesifik yaitu major trend (primary trend), secondary trend (intermediate trend), dan minor trend (nearest- term trend). Di dalam sebuah garis trend, terdapat garis yang lebih kecil atau lebih spesifik.

Primary trend (major trend) pada suatu pasar (market) bisa lebih dari satu tahun atau bahkan beberapa tahun. Secondary trend yang terjadi akibat koreksi sesaat, dianggap penurunan wajar atau sementara pada primary trend, dan mempunyai batasan waktu antara tiga minggu hingga tiga bulan. Sedangkan minor trend yang memiliki batasan waktu terpendek, umumny berlangsung kurang dari tiga minggu,

Minor trend merupakan fluktuasi harga pada secondary trend secondary trend. Trend – trend ini sangat singkat meliputi menit per menit, sampai dengan jangka waktu yang sangat panjang misalnya 100 tahun. Para pelaku pasar memiliki tiga keputusan setelah melalukan analisanya.

Keputusan pertama yaitu melakukan aksi beli ( bisa juga disebut dengan istilah long atau buy). Keputusan kedua yaitu melakukan aksi jual atau short sell dan yang terakhir yaitu tidak melakukan aksi apa – apa atau bisa disebut dengan wait n see. Tetapi adanya instrumen Options yang semakin hari semakin populer, telah membuka peluang bagi investor untuk tetap bisa memperoleh profit pada saat market sedang mengalami fase ­sideways.

Untuk ulasan hal inspiratif lainnya, silahkan follow Bisnika (TCT)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button