Company branding atau personal branding, mana yang lebih penting untuk bisnis

- Minggu, 1 Agustus 2021 | 13:30 WIB
Pentingnya branding. Foto: Pexels
Pentingnya branding. Foto: Pexels


Dalam sebuah bisnis kita harus memiliki citra yang baik, agar orang yang melihatnya juga jauh akan lebih tertarik, daripada bisnis yang hanya asal jalan tanpa memikirkan sebuah branding. Karena seorang konsumen juga akan melihat perusahaan mana yang meyakinkan dan baik yang harus dipilihnya. Karena branding itu sangat penting dalam bisnis, entah itu Company branding dari sisi usaha yang sedang kita jalankan atau personal branding dari diri kita.





Company branding atau personal branding?





Sebenarnya kalau kita disuruh milih antara company branding atau personal branding,.pasti kita sangat kebingungan dalam memilihnya, karena keduanya sangat penting dalam membangun citra bisnis yang baik. Walaupun keduanya amat sangat penting, namun yang paling lebih penting adalah membangun sebuah company branding terlebih dahulu. Hal ini karena company branding jauh akan bertahan lebih lama daripada personal branding.





Personal branding pasti memiliki batasannya. Usia kita bisa saja menua, kita yang sehat juga bakalan sakit, iya kalau sembuh kalau justru kematian yang malah datang. Sedangkan kita tetap ingin bisnis kita bisa bertahan hingga nanti. Untuk itu company branding memang sangat penting karena jika company branding kita bangun. Untuk itu kalau kita sudah tidak ada nantinya dan tidak mengurus perusahaan lagi, maka perusahaan tersebut akan tetap berjalan dan bertahan hingga nanti.





-
branding from instagram




Kelebihan membangun citra perusahaan





Beda halnya dengan citra perusahaan atau company branding yang cenderung lebih stabil dari  personal branding jauh lebih rawan akan guncangan. Personal branding tidak lepas dari salah dan juga kekurangan. Nah misal jika nanti kita ada di fase naik turunnya hidup, seperti ketika kita salah berucap atau berperilaku, kita marah atau berkata yang menyakiti, emosi dan konsumen ataupun partner kita melihat, maka hal ini tentu saja membuat kita ter-branding buruk dan justru berisiko tinggi mempengaruhi perusahaan kita. Karena orang pasti akan memberikan cap kita tidak baik. Ahh kenapa harus berhubungan dengan orang itu pemarah, kalau ngomong suka nyakitin. Pasti orang akan mencap kita seperti itu. Untuk itu personal branding juga harus kita bangun, walaupun yang lebih utama tetaplah membangun company branding terlebih dulu, toh jika kita membangun company branding, maka founder maupun CEO nya bakalan kebawa juga kan!





Gimana dengan kalian? Apakah sedang membangun personal branding atau company branding nih? Atau baru membangun salah satunya?! Apapun itu, usahakan company branding yang lebih didahulukan.

Halaman:

Editor: Fatikha Rizqya Nur - Bisnika.com

Tags

Terkini

Contoh CV untuk magang, kamu harus patuhi poin ini

Rabu, 24 November 2021 | 14:40 WIB

Promo mobil Wuling di GIIAS, test drive dapat hadiah

Jumat, 19 November 2021 | 15:32 WIB

Wuling gempur mobil listrik di Indonesia

Jumat, 19 November 2021 | 15:21 WIB

Interview online, ini hal yang harus kamu siapkan

Jumat, 19 November 2021 | 13:21 WIB

5 Crypto dalam gaming yang wajib kamu tahu

Senin, 15 November 2021 | 15:15 WIB

Inflasi menggerogoti nilai uang

Selasa, 5 Oktober 2021 | 17:00 WIB

Mengenal istilah merger, akuisisi, dan right issue

Selasa, 5 Oktober 2021 | 09:00 WIB
X