China Covid-19: Beberapa daerah alami peningkatan kasus

- Jumat, 13 Agustus 2021 | 18:00 WIB
photo-1517309230475-6736d926b979
photo-1517309230475-6736d926b979


Dilansir dari CNBC bahwa sejumlah daerah di daratan China mengalami peningkatan kasus covid-19. Peningkatan tersebut lebih disebabkan oleh varian delta. Sampai sejauh ini paparan tertinggi berasal dari wilayah lokal yang meningkat lebih dari 2 kali dibandingkan bulan Juli 2021. Peningkatan tersebut memaksa otoritas yang permainan di Cina untuk melakukan sejumlah tindakan khusus seperti dialog dan protokol yang ketat dan juga tes masal.





Sejumlah wilayah di China mengalami lonjakan Covid-19





Negara yang mengalami kenaikan kasus varian delta tidak hanya terjadi di China. Negara seperti Amerika Serikat juga sedang berjuang mengatasi penyebaran dari varian tersebut. Hingga sejauh ini, pertambahan kasus mencapai 878 dibandingkan dengan bulan Juli yang hanya sekitar 390 kasus. Meskipun terjadi kenaikan hal yang perlu ditekankan adalah infeksi di China jauh lebih rendah dibandingkan dengan yang ada di Amerika Serikat. Kini Amerika Serikat mengalami pertambahan kasus harian yang mencapai sekitar 100.000 per hari.





-
Covid melanda China. Foto: Pexels




Meskipun masih tetap lebih baik dibandingkan Amerika Serikat, otoritas China yang berwenang berniat untuk melakukan sejumlah langkah lockdown, mengantarkan protokol kesehatan dan juga menggelar tas massal. Sejumlah wilayah yang memiliki konsentrasi pertambahan kasus tinggi adalah Jiangsu, Henan, dan Hubei. Kini sejumlah daerah tersebut sedang digelar proses tes massal. Bagaimanapun hal tersebut akan berpengaruh terhadap kegiatan perekonomian di China. Otoritas China selalu memegang prinsip Zero Covid setiap kali ditemukan ada 1 kasus.





Toleransi Zero atau 0 terhadap Covid tentunya membuat banyak para pebisnis kelimpungan. Padahal pebisnis yang ada di China jika sampai lockdown, maka akan berpengaruh terhadap bisnis yang dijalankan oleh pebisnis di negara lain. Toleransi 0 terhadap virus ini membuktikan otoritas yang berwenang untuk mencegah penyebaran dari virus ini di masyarakatnya dengan sangat serius. Catatan yang diberikan dari hasil ledakan kasus kali ini menjadi yang tertinggi sejak Desember 2020 di China.





Sejumlah provinsi yang ada di daratan China dan perkotaan semakin meningkatkan social dancing dan berbagai isu mengenai perjalanan ke provinsi mereka dihentikan. Sedangkan di sejumlah negara seperti Inggris dan Singapura mulai menerima bahwa virus ini tidak akan pernah bisa pergi selamanya. Di kedua negara tersebut masyarakatnya harus pandai-pandai menjaga daya tahan tubuh agar bisa terbebas dari virus tersebut, mengingat virus sudah tidak akan bisa dihilangkan.

Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Contoh CV untuk magang, kamu harus patuhi poin ini

Rabu, 24 November 2021 | 14:40 WIB

Promo mobil Wuling di GIIAS, test drive dapat hadiah

Jumat, 19 November 2021 | 15:32 WIB

Wuling gempur mobil listrik di Indonesia

Jumat, 19 November 2021 | 15:21 WIB

Interview online, ini hal yang harus kamu siapkan

Jumat, 19 November 2021 | 13:21 WIB

5 Crypto dalam gaming yang wajib kamu tahu

Senin, 15 November 2021 | 15:15 WIB

Inflasi menggerogoti nilai uang

Selasa, 5 Oktober 2021 | 17:00 WIB

Mengenal istilah merger, akuisisi, dan right issue

Selasa, 5 Oktober 2021 | 09:00 WIB

Investor asing vs investor domestik

Senin, 4 Oktober 2021 | 19:00 WIB
X