P2P Lending lebih mudah dan menguntungkan? Simak penjelasannya!

Dewasa ini perkembangan industri finansial yang semakin cepat membuat masyarakat memiliki berbagai jenis alternatif baik dari segi investasi maupun peminjaman dana. Salah satunya adalah melalui P2P Lending yang bukan hanya dimanfaatkan sebagai sarana investasi, namun juga opsi lebih mudah dan menguntungkan. Benarkah?

Setiap opsi tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Begitu juga dalam industri P2P Lending yang mungkin menguntungkan dalam satu sisi, namun juga memiliki kelemahan dari sisi lain. Simak pembahasannya berikut!

P2P Lending memberikan pinjaman tanpa agunan

Bagi pembaca yang belum tahu apa itu P2P Lending, mari sebelumnya kita bahas sebentar. P2P Lending adalah suatu layanan jasa finansial dimana dalam sebuah platform akan dipertemukan 2 pihak. Yakni pemberi pinjaman dengan penerima pinjaman agar nantinya kedua belah pihak ini dapat melakukan proses pinjam meminjam dana dengan lebih aman, cepat, dan terjamin.

P2P Lending begitu populer dewasa ini dan perkembangannya cukup pesat di masyarakat. Salah satu alasannya karena meminjam dana melalui P2P Lending tidak memerlukan agunan ataupun jaminan. Berbeda dengan meminjam dana melalui bank atau lembaga keuangan lainnya.

Tentu saja opsi ini sangat menguntungkan bagi peminjam. Mengingat tidak semua masyarakat atau UMKM yang membutuhkan dana memiliki jaminan untuk dijaminkan.

Keuntungan meminjam dana melalui P2P Lending

Keuntungan meminjam dana melalui P2P Lending. Foto: Pinterest

Selain memberikan pinjaman tanpa agunan, P2P Lending dianggap lebih menguntungkan karena menawarkan fleksibilitas penentuan tenor pinjaman. Peminjam dapat menentukan tenor pinjaman sesuai dengan kebutuhan, kemampuan, dan opsi yang diberikan yakni rata-rata sekitar 3-6 bulan.

Tenor pinjaman dalam jangka pendek akan cukup menguntungkan. Di satu sisi dana hutang akan cepat terbayar. Disisi lain jumlah beban bunga yang dibebankan tidak akan terlalu besar.

Ditambah lagi dengan persyaratan pengajuan pinjaman yang dinilai lebih fleksibel dibandingkan bank dan koperasi, P2P menjadi pilihan yang menguntungkan bagi peminjam. Walaupun memang untuk saat ini pemberian pinjaman di P2P Lending lebih difokuskan kepada UMKM atau pemilik usaha.

Biasanya platform P2P Lending Indonesia akan memberikan persyaratan yang cukup mudah seperti ijin atau identitas usaha, rekening koran 3 bulan terakhir, dan laporan keuangan usaha secara sederhana.

Keamanan P2P Lending terjamin

Bagi kamu yang berminat mengajukan pinjaman di P2P Lending, jangan ragu karena P2P Lending saat ini legal dan mendapatkan pengawasan langsung dari pemerintah. Keamanan dan legalitasnya bahkan telah diatur oleh OJK No. 77/POJK.01/2016.

Yang terpenting pilih lah platform P2P Lending yang terjamin, aman, memiliki proteksi, dan sudah terdaftar di OJK.

Untuk tips bisnis inspiratif lainnya, silahkan follow  Bisnika. (TCT)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button