Pandora Papers list dua pejabat ternama Indonesia. Bukan rahasia umum lagi?

Pandora Papers list yang diketahui merupakan salah satu kolaborasi jurnalistik terbesar di dunia dengan tujuan untuk mengungkap berbagai catatan rahasia tersembunyi dari tokoh-tokoh di seluruh dunia. Penelitian Pandora Papers yang melibatkan hingga lebih dari 600 jurnalis dari 150 media di lebih dari 117 negara ini mengungkap tentang berbagai rahasia besar. Baik tentang penyembunyian pajak, aset, serta hal-hal lain yang cukup sensitif untuk diketahui publik. Bisa dibilang jika nama seseorang sudah termuat di dalamnya, ini adalah akhir dari karir gelap seseorang.

Namun bagaimana jika nama pengusaha dan pejabat dalam negeri termuat dalam laporan Pandora Papers? Ya, beberapa waktu lalu memang Pandora Papers list sejumlah pengusaha dan pejabat Indonesia. Beberapa diantaranya memang tidak asing. Sering wara wiri di publik, dan bahkan orang awam pun tidak menyangka bahwa namanya akan termuat dalam laporan rahasia ini.

Siapa saja sih memang sejumlah nama yang masuk dalam Pandora Papers list ini? Lantas bagaimana tanggapan mereka atas masuknya namanya ke dalam daftar laporan rahasia tersebut? Simak artikelnya.

Airlangga Hartarto

Airlangga Hartarto. Foto: Pinterest

Menteri Airlangga Hartarto yang menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menjadi salah satu dari dua daftar pejabat Indonesia yang namanya terkuak masuk ke dalam laporan Pandora Papers beberapa waktu lalu.

Dalam laporan ini, Airlangga Hartarto diketahui mendirikan dua perusahaan cangkang untuk menyembunyikan aset dan perpajakan. Yakni perusahaan Buckley Development Corporation serta perusahaan Smart Property Holdings Limited.

Hampir tidak ada yang salah dalam muatan laporan Pandora Papers. Meski begitu, dengan tegas ia tetap membantah mengetahui tentang masalah pendirian perusahaan atas namanya beserta berbagai bentuk transaksi perusahaan yang didaftarkan dalam British Virgin Islands ini.

Luhut Binsar Pandjaitan

Luhut Binsar Pandjaitan. Foto: Pinterest

Sempat diagung-agungkan sebagai salah satu Menteri paling sukses dan memperhatikan rakyat, kini Luhut disambar berita tidak sedap. Ia diketahui hadir dalam rapat Direksi perusahaan cangkang bernama Petrocapital SA. Perusahaan cangkang yang didaftarkan di Republik Panama ini diyakini memang sudah sejak lama beroperasi. Mengingat kehadiran Luhut sudah beberapakali tercatatkan dari tahun 2007-2010.

Namun dengan keras juru bicara Luhut, Jodi Mahardi, mengkonfirmasi bahwa kabar pembentukan Petrocapital di Republik Panama tidak lah benar. Lebih lanjut ia menyebutkan bahwa kehadiran Luhut di Petrocapital hanya karena ia menjabat eksekutif Petrocapital dalam kurun waktu 2007-2010.

Untuk ulasan hal inspiratif lainnya, silahkan follow Bisnika (TCT)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button