Pelanggaran! UC Browser China diduga mengumpulkan data pengguna secara ilegal

Berita tak sedap menerpa search engine UC Browser China besutan Alibaba karena sebuah pelanggaran serius. Sebuah laporan menyatakan bahwa UC Browser China ini melakukan tindakan ilegal dengan mengambil data aktivitas penjelajah web dari pengguna aplikasi.

Parahnya, meski telah mengaktifkan fitur incognito yang terdapat di layanan browsernya, diduga UC Browser tetap menjalankan rencananya. Browser ini tetap mengambil data aktivitas penjelajah web dalam menggunakan aplikasi tersebut.

Padahal seharusnya fitur ini bisa memberikan keamanan dan kerahasiaan data penjelajahan pengguna. Tanpa melakukan perekaman data terhadap pengguna mode incognito oleh pengguna Android dan iOS.

Lalu untuk apa fitur ini dibuat? Bahkan search engine lainnya seperti Chrome dan FireFox pun memanfaatkan fitur ini dengan baik. Mereka memberikan kerahasiaan data sebagaimana yang diinginkan oleh pengguna.

Lebih dari merekam data situs yang dikunjungi

UC Browser China
UC Browser. Foto: Pinterest

Parahnya, UCWeb tidak hanya melakukan perekaman pada data situs yang dikunjungi saat menjelajah internet. Melainkan yang lebih parah, platform ini mengirimkan data alamat IP yang bahkan dapat memberikan akses lokasi pengguna saat itu juga.

Hal ini telah dikonfirmasi oleh dua analis keamanan dari Forbes. Bahwa server yang terdaftar di China dengan nama ekstensi .cn yang diketahui adalah nama domain China secara aktif melakukan pemantauan jarak jauh kepada pengguna di berbagai situs web.

Untungnya, kasus ini berhasil dibongkar dengan melakukan rekayasa balik (reverse engineering) kepada pihak penyedia layanan atas data terenkripsi yang dikirim kembali ke Beijing, China. Setelahnya, dalam upaya pembongkaran ini mereka akan meretas kunci enkripsi peramban, serta tidak lupa untuk mengamati data kunjungan ke berbagai situs yang telah dienkripsi untuk kemudian dan dikirim kembali ke perusahaan Alibaba.

Tidak dibutuhkan rekayasa balik untuk perangkat iOS. Karena data-data peramban sama sekali tidak dienkripsi saat data masih di perangkat.

Akan digunakan untuk apa?

Meski telah terbongkar bahwa pihak UC Web menyalahgunakan privasi pengguna, melakukan pemantauan secara kontinue, bahkan merekam alamat IP pengguna, hingga kini masih belum dipastikan tentang alasan apa yang membuat Alibaba dan anak perusahaannya melakukan hal ini. Serta dengan tujuan apa Alibaba akan memanfaatkan data yang didapatkannya.

Apakah sekedar pemantauan kepada pengguna, keingintahuan mereka tentang data data pribadi pengguna, atau lebih besar daripada itu ada sebuah konspirasi yang mungkin dilakukan pihak UC dan melibatkan para pengguna internet.

Untuk ulasan hal inspiratif lainnya, silahkan follow Bisnika (TCT)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button