Pemborosan berkedok self reward

Ketika kita merasakan apa itu yang namanya penat, banyak tugas numpuk yang belum dikerjain namun bisa selesai juga akhirnya, bisa ngejain tugas deadline dengan selesai tepat waktu, atau misal bisa lulus kuliah sebelum waktnya. Kita pasti akan memberikan apresiasi atas keberhasilan kita ini. Entah dengan membeli barang yang kita impi-impikan dari dulu ataupun makanan minuman kekinian yang harganya seabrek sehingga hal ini berkedok “self reward”. Sebenarnya memberi hadiah untuk diri sendiri tak ada salahnya sih, namun kita juga tahu mana yang benar-benar kita butuhin dan mana yang hanya kita inginkan saja. Jangan sampai self reward ini justru malah berujung pada pemborosan, sehingga kita bukannya bahagia malah berujung tekor, kan! Nah agar self reward ini tak berujung tekor kita bisa antisipasi dengan cara berikut

Tekankan pada diri kita “boleh self reward, asal tak memaksakan diri”

Memberikan reward untuk diri sendiri memang tak ada salahnya. Namun yang salah adalah membeli namun tak memikirkan keuangan minggu depan.

Jangan sampai hari ini kita bisa beli tas branded, namun minggu depan uang makan sudah tidak ada lagi. Bukan bahagia yang didapat, malah sengsara. Maka ketika kita ingin memberikan hadiah untuk kita sendiri, kita juga harus melihat budget yang kita miliki. Agar tak memaksakan diri.

Ingat ini “belilah apa kita butuhkan bukan yang kita inginkan”

Jika kita ingin memberikan reward untuk diri kita sendiri, maka kita juga harus melihat kebermanfaatan barang yang kita beli. Sehingga tak sia-sia kita beli dan justru malah nggak berguna dan akhirnya nyesel. Jadi tekankan ini pada diri sendiri agar tak berujung pemborosan.

Jika ingin beli tekankan ini “ada orang yang lebih membutuhkan dari pada saya”

Salah satu alesan agar kita tidak hidup boros adalah melihat orang lain yang tidak seberuntung kita. Dengan begitu maka kita tidak akan memperdayakan uang semena-mena. Kalau bisa nih, kita bikin self reward-nya dengan berbagi kepada sesama yang lebih membutuhkan, sehingga ini akan bermanfaat untuk mereka dan diri kita, kan jika bisa membantu orang pasti kita akan bahagia. Jadi kebahagiaan ini bisa kita jadikan “self reward”.

Self reward emang perlu, namun jangan sampai berujung pada pemborosan. Nah agar hal itu tak terjadi. Kita bisa tekankan pada diri sendiri, sehingga kita tidak akan boros lagi dalam membeli sesuatu dengan dalih self reward.    

Untuk ulasan hal inspiratif lainnya, silahkan follow Bisnika (TCT)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button