Pengidap depresi yang mendirikan Nasty Gal, Kisah Sophia Amoruso

Siapa sangka pebisnis yang sukses diusia muda, Sophia Amoruso ternyata memiliki lika liku hidup yang menguras emosi. Penasaran bagaimana kisah sukses Sophia Amoruso? Simak artikel berikut.

Nama Sophia Amoruso kian melejit di mata dunia setelah meluncurkan buku dengan judul Girl Boss. Tidak hanya itu saja, Sophia semakin viral setelah kisahnya diabadikan menjadi serial televisi oleh Netflix dengan judul Girl Boss.

Wanita cantik pendiri Nasty Gal ini mampu membius dunia dengan pesonanya karena memiliki prestasi gemilang di usia muda. Amoruso dinobatkan sebagai salah satu dari daftar Wanita Terkaya Amerika oleh Forbes Magazine. Bukan hanya itu, dia dijuluki sebagai ‘Cinderella of Tech’ oleh New York Times, dan dinobatkan sebagai CEO terseksi yang pernah ada oleh Business Insider.

Berbagai fase sulit dilalui untuk menggapai kisah sukses Sophia Amoruso

Dibalik kesuksesanya, siapa sangka ternyata Sophia Amoruso melalui berbagai fase sulit dalam hidupnya. Ia mulai mengalami masa-masa sulit sejak divonis mengidap depresi dan Tourette’s syndrome saat sekolah. Bahkan Sophia harus keluar dari sekolah dan melakukan home shcooling.

Tidak berhenti di situ saja, Sophia Amoruso muda harus menghidupi dirinya sendiri sejak kedua orangtuanya bercerai. Pada usia 9 tahun bahwa Sophia sudah berjualan limun untuk bertahan hidup.  Dan sebelum menginjak usia 22 tahun, Sophia telah memiliki pengalaman mencoba 10 jenis pekerjaan berbeda. Mulai dari bekerja pramusaji di restoran Subway, bekerja sebagai pelayan di toko buku, dan menjadi karyawan di toko musik.

Tidak mudah hidup seorang diri di apartemen dan menderita gangguan kesehatan. Sophia mulai kuwalahan membayar asuransi kesehatannya saat dia mulai mengidap hernia. Karena kesulitan mendapatkan pekerjaan tetap yang dapat menjamin hidupnya, Sophia pernah kecanduan mengutil demi memenuhi kebutuhannya.

Bagaimana Sophia Amoruso yang pengutil kini bisa sesukses ini?

Bisnisnya dimulai saat Sophia berusia 22 tahun. Sophia Amoruso mulai membuat akun ‘Nasty Gal Vintage’ di Ebay dan mulai berjualan baju vintage disana. Dari sini lah perjalanan hidupnya mulai menemukan titik terang.

Setelah memulai dari Ebay, Sophia melanjutkan perjalanan bisnisnya ke MySpace hingga Facebook. Dengan target pasar wanita dengan selera fashion vintage yang unik, bisnis kecilnya mulai berkembang. Wanita cerdas ini menyadari hanya mengandalkan Ebay tidak bisa memperbesar brand nya. Akhirnya Sophia memutuskan membuat situs penjualan sendiri yang diberinama Nasty Gal.

Perusahaan menginspirasi ini akhirnya resmi diluncurkan pada tahun 2008. Kabar baiknya, Nasty Gal berkembang dengan sangat pesat. Hanya dalam 3 tahun sejak resmi diluncurkan, penjualan Nasty Gal meroket 10.160 persen dari sebelumnya. Rekor ini membuat Nasty Gal menjadi salah satu perusahaan ritel dengan pertumbuh paling cepat.

Baca juga : Rintis bisnis di masa pandemi ternyata bisa, berikut 3 kunci suksesnya

Sophia Amoruso. Foto: Instagram

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button