Perbedaan crash dan koreksi dalam trading crypto!

Bagi kalian yang suka bermain crypto, pasti kalian tidak asing dengan istilah crash dan koreksi. Seringkali, trader crypto pemula masih menganggap sama antara crash dan koreksi ini. Mereka menganggap bahwa crash dan koreksi adalah suatu kondisi penurunan harga koin crypto. Tetapi, dibalik kesamaannya itu, crash dan koreksi ini mempunyai perbedaan ya guys! Lalu, apa sih perbedaannya crash dengan koreksi itu?

Nah, agar kalian tiak bingung tentang crash dan koreksi ini, kamu bisa baca artikel berikut ya!

Perbedaan Crash dan Koreksi

Istilah crash dan koreksi ini seringkali digunakan para trader crypto dalam menerjemahkan suatu kondisi pergerakan harga crypto.

Crash merupakan suatu kondisi penurunan harga, di mana penurunannya lebih dari 10% selama satu hari alias penurunan harganya sangat tajam. Jadi, kamu membeli koin crypto hari ini dengan harga 50.000 ribu misalnya, lalu dihari yang sama harga dari koin crypto yang kamu beli turun drastis alias langsung anjlok.

Dalam hal ini, crash terjadi karena adanya perubahan mendadak yang berdampak di pasar crypto yang menyebabkan para trader panik dan keluar secara massal. Dengan adanya keluar secara massal inilah yang menyebabkan harga crypto turun sangat tajam hanya dengan hitungan jam. Selain perubahan mendadak seperti perubahan pada peraturan dan kebijakan pemerintah, ada faktor lain yang menyebabkan crash ini, yaitu seperti pengumuman perusahaan besar ataupun rumor-rumor negatif terkait dengan koin crypto.

Lalu, kalau koreksi dalam crypto itu apa sih? Memang, kalau dilihat sekilas antara koreksi dengan crash itu hampir sama. Kemudian apa sih yang membedakan koreksi dengan crash? Jadi, koreksi merupakan suatu kondisi yang menerjemahkan penurunan harga koin crypto lebih dari 10% selama beberapa hari. Lalu, apa sih yang menyebabkan koreksi itu? Dalam hal ini, koreksi biasanya terjadi ketika mayoritas trader telah membeli aset dasar dan tidak ada lagi trader baru yang muncul untuk mendukung tren naik. Kondisi koreksi ini biasanya menunjukkan bahwa pedagang bullish telah kelelahan dan perlu waktu untuk memulihkannya.

Nah, itu dia penjelasan singkat tentang perbedaan crash dengan koreksi. Mudah bukan dalam membedakannya?

Untuk ulasan hal inspiratif lainnya, silahkan follow Bisnika (TCT)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button