Saham ANTM melonjak drastis, sebenarnya apa penyebab fluktuasi saham ANTM?

Saham ANTM merupakan salah satu saham yang sangat sensitif dan sering bergejolak. Meskipun menjadi salah satu saham favorit, namun pergolakannya tidak diragukan lagi. Sebenarnya apa penyebab fluktuasi saham ANTM?

Penyebab fluktuasi saham ANTM

Fluktuasi saham. Foto: Unsplash

Ada banyak hal yang mempengaruhi kinerja saham ANTM. Berikut penjelasan selengkapnya. (Baca juga: lebih untung investasi emas, atau saham ANTAM?)

Kondisi fundamental dan kebijakan perusahaan

Hal pertama yang dilihat investor untuk memutuskan berinvestasi adalah kondisi fundamental perusahaan. Jika saat itu ANTM memiliki kondisi fundamental baik seperti laporan keuangan emiten, pangsa pasar, tren atau prospek bisnis, siklus bisnis positif, maka harga saham cenderung akan stabil.

Selain itu kondisi fundamental yang baik akan memperkuat harga saham saat terjadi guncangan.

Selain kondisi fundamental yang baik, kebijakan perusahaan yang akan atau sedang berjalan sangat mempengaruhi saham ANTM. Mungkin saat tersebar isu terjadinya akuisisi, merger, atau pembagian dividen dalam waktu dekat, biasanya harga saham akan meningkat dan investor akan berburu saham ANTM.

Seperti kasus yang terjadi saat ini, dimana LG memutuskan melakukan investasi di Indonesia yang mana perusahaan ANTM juga ambil bagian. Saat ini nilai saham ANTM melonjak tinggi, bahkan sangat tinggi sepanjang sejarah.

Faktor ekonomi dan kebijakan pemerintah

Tentu saja, hal-hal seperti ini akan sangat berpengaruh bagi perkembangan saham ANTM. Contohnya saja kebijakan UU Cipta Kerja yang menarik investasi dari luar negeri. Hal ini memicu investor luar negeri seperti Tesla dan LG melirik investasi di Indonesia.

Jika ANTM ambil bagian dalam investasi yang dilakukan, maka dengan otoatis harga saham akan melonjak.

Nilai rupiah terhadap dolar

Pergerakan kurs rupiah sangat berpengaruh terdapat naik turunnya saham ANTM. Di satu sisi, pelemahan kurs dapat menguntungkan. Namun di sisi lain pelemahan ini dapat merugikan.

Berdasarkan keterangan Analis BCA Sekuritas, Bp. Aditya Eka Prakarsa penurunan 1% rupiah akan meningkatkan laba bersih ANTM. Jika rupiah turun 1% maka laba bersih ANTM memiliki potensi kenaikan sebesar 5,5%

Pelemahan rupiah ini juga berdampak buruk bagi perusahaan ANTM. Kasus ini pernah terjadi pada pada kuartal II-2018. Emiten ANTM pernah menderita kerugian akibat selisih kurs dengan nilai yang cukup besar, senilai Rp 173 miliar.

Jika kamu adalah investor yang memiliki saham ANTM saat ini, kamu beruntung karena nilai ANTM sedang melonjak. Namun bukan tidak mungkin jika beberpa minggu lagi nilainya kembali merosot. Jadi, harap berjaga-jaga.

Untuk berita bisnis inspiratif lainnya, follow Bisnika ini.

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button