Yuk belajar tentang perbedaan e-commerce, m-commerce dan e-bussiness

Tiga istilah e-commerce, m-commerce dan e-bussiness mungkin sudah tidak lagi asing di telinga kita. Meski begitu, tentu saja masyarakat awam masih bingung tentang perbedaan aplikasi komersial e-commerce, m-commerce dan e-bussiness.

Nah, jika masih bingung yuk belajar lagi tentang perbedaan e-commerce, m-commerce dan e-bussiness melalui laman bisnika.com berikut ini!

E-Commerce

E-commerce, Foto: Pinterest

Sederhananya, e-commerce adalah platform yang menyediakan layanan kepada UKM untuk membuka toko dan melakukan transaksi jual beli. Hampir seperti pasar, namun melalui media elektronik.

Melalui e-commerce UKM dapat menghemat biaya sewa toko hingga biaya operasional lainnya. Tidak perlu berjualan secara tatap muka, dan bisa menjangkau pembeli dalam skala yang lebih besar.

Di e-commerce perusahaan akan memberikan wadah kepada penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi dengan aman dan nyaman. Penyedia layanan e-commerce lah yang bertindak sebagai pihak ketiga, yang bertugas sebagai penyalur dan penampung dana sekaligus penyedia proteksi bagi kedua belah pihak.

Darimana pihak e-commerce mendapatkan keuntungan? Dari biaya admin yang ditarik baik dari penjual dan pembeli. Biaya iklan penjual, dan masih banyak lagi.

M-Commerce

M-commerce atau mobile commerce adalah sistem dagang secara online yang memanfaatkan handphone atau sejenisnya. Hampir sama seperti e-commerce, transaksi ini juga mengandalkan jaringan internet. Hanya saja, bagian dari pelayanannya lebih sederhana.

Keberadaan m-commerce merupakan gabungan dari e-dagang  yang dijalankan dengan sistem mobile computing. Biasanya, reseller dan produsen merupakan bagian dari jenis bisnis ini.

E-Bussiness

Yang terakhir adalah e-bussiness. Dibandingkan dua istilah yang dijabarkan sebelum, tentu saja jangkauan e-bussiness lebih besar dan lebih luas. Sederhananya, e-bussiness merupakan kegiatan bisnis yang menggunakan sistem online. Di dalamnya banyak terjadi kegiatan bisnis yang memanfaatkan transaksi jual beli secara online.

E-Bussiness memiliki cakupan yang cukup luas. Bukan hanya mengenai belanja dan cara menikmati hidup, namun lebih dari itu yakni pengelolaan SDM dan  produk serta jasa. Didalamnya tidak hanya ada kegiatan jual beli, namun lebih mendalam pada penyediaan barang untuk rekan bisnis yang menjalin afiliasi.

Didalam e-bussiness juga terjadi proses pemrosesan data internal dan eksternal yang diolah dan dilakukan mellaui metode lebih efektif dan efisien. Misalnya, kegiatan mengelola keuangan secara online melalui aplikasi atau software pembantu.

Bagaimana? sudah tahu kan apa perbedaan aplikasi komersial ini? Mari kita urutkan dari cakupan terkecil hingga terbesar. Yakni m-commerce, e-commerce, dan e-bussiness. Kehadiran tiga teknologi ini membangun semakin banyak pebisnis online baru yang semakin mewarnai jagat jual beli online.

Untuk tips bisnis inspiratif lainnya, silahkan follow  Bisnika. (TCT)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button